Breaking News

BOLA Kalahkan PERSEBATA Lembata di Final, PERSE Ende Juara ETMC 2022 01 Oct 2022 01:20

Article image
Selebrasi segenap pemain dan Official PERSE Ende usai menjuarai ETMC XXXI 2022 di Lambata. (Foto: SS Youtube MILENIAL SPIRIT)
Atas prestasi yang diraih, PERSE Ende berhak membawa pulang trofi bergilir, piala tetap, piagam penghargaan, medali emas, dan uang pembinaan Rp 200 juta.

LEMBATA, IndonesiaSatu.co-- Persatuan Sepakbola Ende (PERSE) berhasil keluar sebagai kampiun El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXI tahun 2022 yang diselenggarakan di Kabupaten Lembata, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tim kebanggaan Kabupaten Ende itu sukses merebut trofi bergengsi dalam kasta tertinggi Sepakbola Propinsi NTT usai menang dramatis lewat drama adu pinalti melawan Tim tuan rumah PERSEBATA Lembata pada laga Final yang digelar di Gelora 99 Lembata, Kamis (29/09/2022) sore WITA.

Disaksikan melalui siaran channel Youtube MILENIAL SPIRIT, sejak wasit Thobias Bessi meniup pluit kick off, kedua Tim yang turun dengan skuat terbaik dan jersey kebanggaan, langsung mempertontonkan permainan atraktif.

Pada menit ke-7, striker andalan PERSE Ende, Cahya Dwi Permana, berhasil menjebol gawang Persebata Lembata usai mengkonversi bola long pass tepat di mulut gawang Lembata yang dikawal Yucius Betekeneng, sehingga mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Perse Ende.

Hanya berselang 3 menit kemudian, PERSE Ende kembali menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Berawal dari tendangan penjuru yang dilakukan Kapten Tim PERSE Ende, Adi Aba, bola melambung ke depan gawang yang disambut dengan sundulan Alfian Ibrahim hingga menjebol gawang Lembata. Skor 2-0 untuk PERSE Ende.

Dalam posisi tertinggal pada 10 menit awal, pemain Persebata Lembata mulai tampil menyerang dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Namun rapatnya barisan pertahanan dan gemilangnya penjanga gawang PERSE Ende, Akbar Rahman, membuat serangan Mas Pati, dkk selalu kandas.

PERSEBATA Lembata akhirnya mampu memperkecil kedudukan pada menit ke-16. Wasit Thobias menunjuk titik putih setelah Yohanes Kopong dijatuhkan di kotak pinalti. Sebastianus Wetu berhasil melakukan eksekusi pinalti dengan baik hingga mengubah skor menjadi 2-1. Skor ini bertahan hingga jeda babak pertama.

Jalannya pertandingan babak kedua benar-benar didominasi oleh Tim Persebata Lembata. Beberapa peluang emas diciptakan oleh oleh para pemain tuan rumah yang mendapat dukungan ribuan supporter "Lombenmania." Namun peluang menyamakan kedudukan belum membuahkan hasil hingga menit-menit akhir laga.

Pada menit ke-85, Gelora 99 bergemuruh. Tim tuan rumah akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Sebuah tendangan bebas dari sektor kiri pertahanan Lembata, langsung mengarah ke jantung pertahanan PERSE Ende.

Penjaga gawang Akbar Rahman sempat menepis bola. Hanya saja bloking yang dilakukan Akbar justru mengenai pemain bertahan Ende, Muhajir Sulaiman sehingga bola masuk ke gawang sendiri.

Pertandingan pun dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu 2x15 menit.

Tuan rumah Lembata hampir saja membalikkan keadaan andai tendangan terukur Sebastianus Wetu ke gawang PERSE Ende tidak melenceng.

Skor 2-2 tetap bertahan hingga laga usai dan dilanjutkan dengan adu pinalti.

Pada drama adu pinalti, tiga eksekutor PERSEBATA gagal mencetak gol dari titik putih.

Sementara tiga eksekutor PERSE Ende sukses menjalankan tugas, termasuk sang penjaga gawang Akbar Rahman yang menjadi penentu kemenangan "Laskar Kelimutu" yang membuat skor akhir menjadi 5-4 (3-2).

Prestasi dan Hadiah

Berkat kemenangan yang diraih di bumi "Sembur Paus" Lembata, Tim PERSE Ende menambah koleksi peraih trofi ETMC sebanyak tiga kali setelah dua edisi sebelumnya diraih pada tahun 1999 dan tahun 2017 saat bertindak sebagai tuan rumah. Torehan prestasi PERSE Ende sejajar dengan PERSAMI Maumere yang juga tiga menjuarai ETMC.

Atas prestasi yang diraih, PERSE Ende berhak membawa pulang trofi bergilir, piala tetap, piagam penghargaan, medali emas, dan uang pembinaan Rp 200 juta.

Sedangkan runner up PERSEBATA Lembata berhak atas piala tetap, piagam penghargaan, medali perak, dan uang pembinaan senilai Rp 150 juta.

PERSEBATA Lembata juga dinobatkan sebagai Tim Fair Play dan mendapatkan uang pembinaan Rp 10 juta.

Kapten Persebata Lembata, Arsenius Ola dikukuhkan sebagai pemain terbaik dan berhak atas piala tetap dan uang pembinaan Rp 5 juta.

Sementara PERSIM Manggarai yang keluar sebagai Juara III mendapat piala tetap, piagam penghargaan, medali perak, dan uang pembinaan Rp 100 juta.

Striker PERSIM Manggarai, Andika Mokan keluar sebagai top scorrer ETMC 2022 dan berhak atas piala tetap serta uang pembinaan Rp 5 juta.

Sedangkan Tim PERSEROND Rote Ndao yang keluar sebagai Juata IV berhak atas piala tetap, piagam penghargaan, dan uang pembinaan Rp 50 juta.

 

--- Guche Montero

Komentar