Breaking News

REGIONAL Kunjungi Pengungsi Pasca Gempa Flores, AWK Minta Perhatian Khusus bagi Kelompok Rentan 18 Aug 2026 10:28

Article image
Senator AWK saat berada bersama pengungsi di Desa Uludula, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, NTT. (Foto: Dok.Tim)
"Yang paling penting sekarang adalah keselamatan masyarakat. Pemerintah harus hadir dan memastikan tidak ada satu pun warga terdampak yang merasa sendirian menghadapi bencana ini,” pungkas AWK.

ENDE, IndonesiaSatu.co-- Anggota DPD RI asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Angelius Wake Kako (AWK), meminta pemerintah untuk memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, terutama ibu hamil, bayi, balita, serta anak-anak yang terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal itu diutarakan AWK saat mengunjungi pengungsi di kabupaten Ende tepatnya di Desa Uludula, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, Senin (17/8/2026).

Menurut Wakil Ketua Komite II DPD RI itu, kondisi pasca gempa membutuhkan penanganan yang cepat dan menyeluruh, bukan hanya terhadap kerusakan bangunan dan infrastruktur, tetapi juga terhadap kebutuhan kesehatan dan keselamatan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

“Pemerintah harus memberikan perhatian serius kepada ibu-ibu hamil, bayi dan balita. Mereka merupakan kelompok yang sangat membutuhkan perlindungan dan pelayanan dalam kondisi bencana seperti ini,” ujar AWK.

AWK mengatakan, gempa yang mengguncang Flores dengan kekuatan Magnitudo 7,7 SR telah menimbulkan trauma bagi masyarakat. Kondisi tersebut membuat banyak warga masih takut kembali ke rumah karena khawatir terjadi gempa susulan.

“Warga di satu pulau Flores saat ini masih diliputi ketakutan. Banyak masyarakat takut tidur di dalam rumah karena trauma terjadi gempa susulan. Situasi ini harus menjadi perhatian serius pemerintah," ujarnya.

Selain memastikan kebutuhan pangan dan tempat pengungsian, kata AWK, pemerintah juga perlu memastikan ketersediaan layanan kesehatan, obat-obatan, pemeriksaan kehamilan, kebutuhan bayi dan balita, serta dukungan psikososial bagi masyarakat yang mengalami trauma.

Ia meminta pemerintah pusat dan daerah memperkuat koordinasi dalam penanganan darurat bencana di seluruh wilayah Flores. Pendataan warga terdampak juga dinilai penting agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.

“Jangan sampai ibu hamil, bayi dan balita menjadi kelompok yang terlewatkan dalam penanganan tanggap darurat bencana ini. Mereka harus menjadi prioritas,” tegas AWK.

AWK juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membantu warga terdampak gempa. Menurutnya, dalam kondisi darurat seperti saat ini, solidaritas dan gotong royong menjadi kekuatan penting untuk membantu masyarakat melewati masa sulit.

Ia berharap pemerintah segera memastikan masyarakat mendapatkan rasa aman, kebutuhan dasar terpenuhi, serta pelayanan kesehatan dan perlindungan bagi kelompok rentan dapat berjalan dengan baik hingga kondisi Flores kembali pulih.

“Yang paling penting sekarang adalah keselamatan masyarakat. Pemerintah harus hadir dan memastikan tidak ada satu pun warga terdampak yang merasa sendirian menghadapi bencana ini,” pungkasnya.

--- Guche Montero

Komentar