POLITIK Melki-Johni Kembali Unggul di Pilgub NTT 2024 versi Survei LKPI 15 Oct 2024 00:43
Pasangan Melki Laka Lena-Johni Asadoma memperoleh dukungan 42,7%, sementara Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto, dipilih oleh 32,3%. Kemudian Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu meraih 17,6%
JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI), Togu Lubis mengatakan bahwa dari simulasi Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Timur (Pilgub NTT) 2024, pasangan Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma (paket Melki-Johni) lebih dominan dipilih oleh masyarakat.
Adapun, Pilgub NTT 2024 diikuti oleh tiga pasangan; masing-masing Nomor urut 1 pasangan Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (paket Ansy-Jane); pasangan nomor 2 yakni Melki Laka Lena-Johni Asadoma (paket Melki-Johni), dan pasangan nomor urut 3 yakni Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (paket SIAGA).
"Hasil survei yang dilakukan melalui simulasi pertanyaan terbuka jika Pilkada NTT dilaksanakan hari ini, pasangan nomor urut 2, Melki Laka Lena-Johni Asadoma memperoleh suara sebesar 38,7%," kata Togu Lubis dalam keterangannya, Sabtu (12/10/2024).
Lebih lanjut, Togu menyatakan, di posisi kedua, Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto memperoleh 31,6%, dan pasangan Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu memperoleh 16,1%.
Sedangkan 13,6% tidak tahu atau tidak memberikan jawaban.
Selanjutnya, dalam simulasi dengan pertanyaan tertutup menggunakan kuisioner, jika Pilkada NTT digelar hari ini, berikut hasil yang dipeoleh.
Pasangan Melki Laka Lena-Johni Asadoma memperoleh dukungan 42,7%, sementara Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto, dipilih oleh 32,3%. Kemudian Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu meraih 17,6%, dan 7,4% responden tidak memberikan jawaban.
Isu Dominan
Survei ini juga mengidentifikasi isu-isu utama yang menjadi harapan masyarakat NTT terkait pemerintahan yang akan datang.
Berdasarkan temuan survei, penyediaan lapangan pekerjaan menjadi isu yang paling penting bagi masyarakat.
Tercatat, sebanyak 25,4% responden menganggap ini sebagai prioritas utama.
Isu kedua yang dianggap penting adalah jaminan kesehatan dan kesejahteraan rakyat dengan 24,2%, diikuti oleh harga bahan pokok yang terjangkau sebanyak 20,9%.
Selain itu, 15,3% responden menginginkan biaya pendidikan yang terjangkau dan akses transportasi publik.
"Sedangkan 14,2% responden berharap ada penyediaan pupuk subsidi yang merata dan ketersediaan BBM subsidi bagi nelayan," kata Togu.
Survei ini dilakukan pada periode 1 hingga 10 Oktober 2024, dengan melibatkan 1.580 responden yang memiliki hak pilih di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Sementara margin of error atau toleransi kesalahan survei ini adalah ±2,46% dengan tingkat kepercayaan 95%.
Sampel responden diambil secara acak dari seluruh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur, dan diwawancarai secara tatap muka.
--- Guche Montero
Komentar