INTERNASIONAL Milisi CODECO Bunuh 10 Warga Sipil di Kongo Timur 17 Sep 2024 20:01
CODECO adalah salah satu dari sekian banyak milisi yang memperebutkan tanah dan sumber daya di Kongo timur.
BUNIA, REPUBLIK DEMOKRATIK KONGO, IndonesiaSatu.co -- Sepuluh warga sipil tewas dalam serangan tengah malam yang dilakukan milisi CODECO di sebuah desa di provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo timur, kata kepala pemerintahan setempat dan seorang pemimpin masyarakat sipil pada Selasa (17/9/2024).
CODECO adalah salah satu dari sekian banyak milisi yang memperebutkan tanah dan sumber daya di Kongo timur.
PBB menuduh mereka di masa lalu melakukan serangan terhadap komunitas lain termasuk penggembala Hema yang dapat dianggap sebagai kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Dilaporkan REUTERS (17/9/2024), sekitar tengah malam, para pejuang kelompok bersenjata memasuki sebuah desa di wilayah Djugu, yang mayoritas penduduknya berasal dari komunitas Hema, dan membunuh 10 orang di dua rumah tangga, demikian menurut kepala pemerintahan Jean Marie Mateso dan pemimpin masyarakat sipil Jules Tsuba.
Milisi CODECO memenggal kepala beberapa korban dan membelah tubuh mereka, kata Mateso kepada Reuters.
“Saat ini terdapat rasa frustrasi yang kuat di sini karena banyak rumor bahwa desa-desa lain akan diserang,” katanya.
Mateso mengatakan pembunuhan itu terjadi tidak jauh dari posisi militer Kongo.
Tsuba mengatakan, jenazah tersebut masih tergeletak di tanah pada Selasa pagi.***
--- Simon Leya
Komentar