MUSIK Min Hee Jin vs Source Music Lanjutkan Perseteruan Hukum Terkait Rekaman KakaoTalk 13 Jun 2026 19:17
Gugatan ganti rugi senilai 500 juta KRW yang diajukan Source Music terhadap Min Hee Jin bergulir kembali
JAKARTA IndonesiaSatu.co – Gugatan hukum perdata antara mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, dan Source Music telah dilanjutkan kembali setelah sempat tertunda selama enam bulan. Kedua belah pihak langsung terlibat benturan argumen yang sengit mengenai kesaksian saksi serta keterbukaan rekaman pesan KakaoTalk.
Pada tanggal 12 Juni, Divisi Perdata ke-12 dari Pengadilan Distrik Barat Seoul, yang dipimpin oleh Hakim Ketua Kim Jin Young, menggelar sidang lanjutan untuk gugatan ganti rugi senilai 500 juta KRW (sekitar 331.384 USD) yang diajukan oleh Source Music terhadap Min Hee Jin.
Persidangan ini sebenarnya telah dinyatakan selesai pada 19 Desember tahun lalu. Namun, Source Music mengajukan permohonan agar persidangan dibuka kembali pada bulan Januari, yang akhirnya berujung pada pelaksanaan sidang terbaru ini.
Perdebatan Pemanggilan Saksi Kunci
Selama persidangan berlangsung, perselisihan utama berpusat pada apakah pemeriksaan saksi tambahan perlu diizinkan atau tidak. Source Music meminta pengadilan untuk memanggil dua orang saksi, termasuk mantan CEO So Seong Jin, yang terlibat langsung dalam proses pencarian bakat (casting) untuk proyek awal "N Team"—proyek yang terkait dengan pengembangan pra-debut NewJeans serta proses transisi label mereka.
Source Music berargumen bahwa pencarian fakta lebih lanjut sangat diperlukan dan para saksi tersebut dapat memberikan klarifikasi kunci mengenai latar belakang kasus ini. Pihak agensi juga menegaskan bahwa kesaksian dari So Seong Jin, sebagai pihak yang terlibat langsung, harus didengar di ruang sidang.
Di sisi lain, pihak Min Hee Jin menentang keras permintaan tersebut. Mereka menilai pemeriksaan saksi tambahan tidak diperlukan dan tidak relevan dengan inti masalah yang sedang disidangkan. Mereka bersikeras bahwa perselisihan ini murni menyangkut klaim terkait pencemaran nama baik, sehingga bukti tertulis dan pernyataan yang ada sudah lebih dari cukup bagi hakim untuk mengambil keputusan. Pihak Min Hee Jin juga menyatakan bahwa kliennya tidak pernah secara langsung menuduh individu tertentu dalam pernyataan publiknya mengenai kegagalan NewJeans debut sebagai girl group pertama di bawah naungan HYBE.
Mendengar argumen kedua belah pihak, pengadilan akhirnya menolak permintaan Source Music untuk menghadirkan saksi secara langsung. Sebagai gantinya, pengadilan memutuskan untuk menerima pernyataan konfirmasi fakta tertulis (affidavit) dari kedua saksi yang diusulkan tersebut. Merespons keputusan ini, Source Music menyatakan bahwa mereka akan menyerahkan pernyataan tertulis tambahan dari staf lain yang juga terlibat dalam proses casting.
Bentrokan Terkait Bukti KakaoTalk: Asli vs Edit
Selain masalah saksi, kedua belah pihak juga beradu argumen mengenai bukti KakaoTalk. Source Music menuntut penyerahan transkrip pesan KakaoTalk secara penuh tanpa penyuntingan, yang sebelumnya sempat diajukan oleh pihak Min Hee Jin. Source Music menilai bahwa rekaman yang telah diedit atau dipotong dapat merusak integritas dan keabsahan barang bukti di pengadilan.
Pihak Min Hee Jin menolak tuntutan tersebut dengan alasan teknis. Mereka menyatakan bahwa perangkat ponsel asli yang menyimpan pesan-pesan tersebut telah hilang, sehingga mustahil bagi mereka untuk menyerahkan dokumen obrolan secara utuh dan asli.
Source Music langsung membalas pembelaan tersebut dengan menegaskan bahwa setiap potensi penyuntingan dalam percakapan dapat merusak kredibilitas dari bukti yang diajukan. Untuk memperkuat posisinya, Source Music mengindikasikan bahwa mereka akan meminta perintah pengadilan guna memperoleh dokumen-dokumen resmi dari salah satu ibu anggota NewJeans yang ikut terlibat dalam pertukaran pesan terkait.
--- Stella Josephine
Komentar