Breaking News

BERITA Ormas Pemuda Lintas Agama Terima Penghargaan PWKI, Ketum Pemuda Katolik: Wujud Soliditas untuk Perdamaian 28 Jan 2025 01:46

Article image
Ormas Pemuda Katolik, Pemuda Muhammadiyah, GAMKI, Perada, Gemabudhi, Gemaku, dan GP Ansor mendapatkan penghargaan
Organisasi pemuda lintas agama itu dianggap memiliki komitmen bersama mewujudkan perdamaian, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia, dan itu tertuang saat mereka ikut menandatangani Deklarasi Jakarta-Vatikan bersama Paus Fransiskus di Paul VI Audi

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Beberapa organisasi kemasyarakatan (ormas) lintas agama seperti Pemuda Katolik, Pemuda Muhammadiyah, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Perhimpunan Pemuda Hindu (Perada), Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabudhi), Pemuda Konghucu (Gemaku), dan GP Ansor mendapatkan penghargaan "Terimakasihku Kepadamu."

Penghargaan itu diberikan dalam acara Buka Tahun Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) XVIII dengan tema "Pangan Untuk Semua" yang diselenggarakan di Universitas Tarumanegara, Jakarta Barat, Sabtu (25/1/2025) malam WIB.

Organisasi pemuda lintas agama itu dianggap memiliki komitmen bersama mewujudkan perdamaian, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia, dan itu tertuang saat mereka ikut menandatangani Deklarasi Jakarta-Vatikan bersama Paus Fransiskus di Paul VI Audience Hall, Vatikan, Roma, Italia pada Rabu, 21 Agustus 2024 silam.

"Pertemuan dengan Paus tahun lalu memang sungguh mengesankan, jadi terima kasih teman-teman dari PWKI, kami mengapresiasi atas penghargaan yang telah diberikan. Semoga ini menjadi langkah awal dan nyata bagi kami para generasi muda untuk merangkul semua pihak demi kesatuan bangsa," kata Ketua Umum Pemuda Katolik, Stefanus Gusma dalam keterangan resmi, Minggu (26/1/2025).

Gusma menghubungkan penghargaan itu dengan tagline Pemuda Katolik untuk periode 2024-2027 yakni "grow further and level up" atau selalu bertumbuh dan naik kelas.

"Jika dihubungkan dengan tagline kami (Pemuda Katolik, red), ini baru mulai atau awal perjalanan. Jadi saya mengajak seluruh kader untuk terus bertumbuh dalam berorganisasi, terutama dalam menjalin komunikasi antar pemuda lintas agama," kata Gusma.

Tantangan

Gusma menyebut, tantangan bangsa di depan mata amat banyak, dan akan semakin besar jika tidak ada persatuan dalam masyarakat yang plural ini.

Gusma pun berkomitmen, dengan penghargaan yang diterima tersebut, diharapkan mampu menjadikan Pemuda Katolik semakin eksis dalam melayani sesama dan menjadi tonggak perdamaian lintas agama di Indonesia.

Selain organisasi pemuda lintas agama, penghargaan juga diberikan kepada RP. Markus Solo Kewuta, SVD dari Dikasteri (Kementerian) Dialog Antaragama Vatikan, satu-satunya pejabat Vatikan yang berasal dari Indonesia.

Pater Markus dinilai merupakan tokoh penting terwujudnya Deklarasi Jakarta-Vatikan.

Turut hadir dalam acara Buka Tahun PWKI itu Perwakilan Menko Pangan, Widiastuti; perwakilan Gubernur Lemhannas RI, Kolonel Evendi; lima Anggota DPR RI: Rieke Dyah Pitaloka, Nurul Arifin, Eva kusuma Sundari, Ida Fauziah dan Dina; Wakil Gubernur terpilih Jakarta, Rano Karno; Rektor Universitas Tarumanegara, Prof. Dr. Haryawan; Amrih Jinangkung, mantan Duta besar RI untuk Tahta Suci Vatikan; Pendiri dan Penasehat PWKI, AM. Putut Prabantoro; dan Ketua PWKI, Ovier.

--- Guche Montero

Komentar