INTERNASIONAL Pria Bersenjata Penerobos Acara Gedung Putih Didakwa Percobaan Pembunuhan Trump 28 Apr 2026 23:04
Jaksa Federal mendakwa Allen atas percobaan pembunuhan terhadap presiden, penguasaan senjata antarnegara bagian, dan penembakan senjata api selama tindakan kejahatan.
WASHINGTON, IndonesiaSatu.co -- Cole Allen, pria bersenjata yang ditangkap setelah berupaya menerobos lapisan keamanan di acara Gala Koresponden Gedung Putih akhir pekan lalu didakwa percobaan pembunuhan terhadap Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.
Disitir dari AFP, Selasa (28/4/2026), pria berusia 31 tahun dan seorang guru dari California itu diduga membawa senapan pompa kaliber 12, pistol semi-otomatis kaliber 38, dan tiga bilah pisau ketika ditangkap pada Sabtu (25/4/2026). Penangkapan dilakukan setelah ia gagal menerobos masuk ke acara yang dihadiri oleh Trump.
Pada Senin (27/4/2026) Jaksa Federal mendakwa Allen atas percobaan pembunuhan terhadap presiden, penguasaan senjata antarnegara bagian, dan penembakan senjata api selama tindakan kejahatan kekerasan. Hingga saat ini, tersangka belum diminta untuk mengajukan pembelaan.
Hakim Magistrat AS, Matthew Sharbaugh, memerintahkan penahanan Allen selama proses kasus ini berlanjut.
Sidang berikutnya dijadwalkan pada Kamis (30/4/2026) untuk memutuskan apakah ia memenuhi syarat untuk mendapatkan pembebasan praperadilan.
Meskipun Allen didakwa dengan percobaan pembunuhan terhadap presiden, Jaksa Agung AS Todd Blanche menegaskan bahwa tersangka tidak memiliki kesempatan untuk mendekati Trump.
“Pria itu berada satu lantai di atas ruang pertemuan, dengan ratusan agen federal di antara dia dan Presiden AS,” ujar Blanche dalam konferensi pers setelah sidang pengadilan, sebagaimana dilansir AFP.
Dalam manifesto yang diduga ditulis oleh Allen, yang pertama kali diterbitkan oleh New York Post, tersangka menyatakan tergetnya membunuh pejabat administrasi.
Disebutkan pula bahwa target dengan "peringkat tertinggi" adalah Presiden Trump, yang dinyatakan sebagai "pedofil, pemerkosa, dan pengkhianat”.
--- Aprilio G.