Breaking News

NASIONAL Puan Maharani Minta Pemerintah Waspadai Dampak Geopolitik Global dan Kenaikan Harga BBM 21 Apr 2026 15:49

Article image
Ketua DPR RI Puan Maharani. (Foto: Ist)
Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak lanjutan ketegangan geopolitik global yang berpotensi menekan kondisi ekonomi nasional.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak lanjutan ketegangan geopolitik global yang berpotensi menekan kondisi ekonomi nasional. Hal ini disampaikan usai Rapat Paripurna di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Dalam keterangannya, Puan menyoroti kenaikan harga minyak dunia yang turut mendorong lonjakan harga BBM non-subsidi di dalam negeri. Ia menilai kondisi ini bisa berdampak langsung pada daya beli masyarakat, terutama jika terjadi pergeseran konsumsi dari BBM non-subsidi ke BBM bersubsidi.

“DPR meminta kepada pemerintah untuk memitigasi segala kemungkinan yang akan terjadi,” ujar Puan.

Menurut politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut, langkah antisipatif sangat diperlukan agar tekanan ekonomi tidak semakin dirasakan masyarakat luas. Pemerintah diminta memastikan kesiapan kebijakan, termasuk dalam mengelola harga energi agar tetap berkeadilan.

Puan juga menekankan pentingnya transparansi dalam setiap kebijakan yang diambil. Ia menyebut pemerintah perlu memberikan penjelasan yang jelas kepada publik mengenai alasan kenaikan harga BBM, durasi kebijakan, serta proyeksi ke depan.

“Adanya kenaikan BBM non-subsidi harus disertai prinsip keadilan, serta penjelasan yang transparan mengenai alasan kenaikan, durasinya, dan apakah harga tersebut akan terus meningkat atau tidak. Evaluasi pun harus disampaikan secara berkala,” tegasnya.

Lebih lanjut, DPR meminta pemerintah menyiapkan berbagai skenario mitigasi menghadapi dinamika global yang masih belum pasti. Puan menilai, meskipun Indonesia tidak selalu terdampak langsung, kesiapsiagaan tetap menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“Kita juga belum mengetahui apakah situasi geopolitik ini akan berlanjut atau berhenti. Namun sebagai negara, kita harus siap mengantisipasi dan memitigasi segala kemungkinan yang terjadi,” pungkasnya.

--- Redem Kono

Komentar