Breaking News

INTERNASIONAL Presiden Trump Lakukan Lawatan Tiga Hari ke China 12 May 2026 16:09

Article image
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (Foto: getty images)
Trump diperkirakan akan mendesak Jinping untuk mendorong Iran membuat kesepakatan dengan AS demi mengakhiri konflik di Timur Tengah.

BEIJING, IndonesiaSatu.co -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dipastikan akan melakukan lawatan kenegaraan ke China dari tanggal 13 hingga 15 Mei atas undangan Presiden Xi Jinping.

Dilansir Reuters, Selasa (12/5/2026), kepastian kunjungan Trump secara resmi diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri di Beijing pada Senin (11/5/2026).

Trump dijadwalkan tiba di Beijing pada Rabu (13/5/2026) malam untuk sebuah lawatan yang disebutnya sebagai "hal yang sangat bermakna secara simbolis".

Ia akan menghadiri upacara penyambutan dan pertemuan bilateral dengan Jinping pada Kamis (14/5/2026) dan kemudian berkunjung ke Kuil Surga dan jamuan makan kenegaraan.

Kunjungan pertama Trump ke China dalam sembilan tahun ini terjadi di tengah ketegangan konflik Timur Tengah dan sejumlah isu bilateral, termasuk perdagangan dan keamanan kedua negara.

Waktu kunjungan ini juga bertepatan dengan gencatan senjata AS-Iran yang genting dan blokade ganda Selat Hormuz yang mendorong kenaikan harga energi dan membebani pertumbuhan ekonomi global.

Disebutkan pula, Trump dan Xi Jinping akan membahas sejumlah isu termasuk perang di Iran, Taiwan, kecerdasan buatan (AI), dan senjata nuklir serta perpanjangan kesepakatan terkait mineral penting.

Trump diperkirakan akan berusaha mendesak Jinping untuk mendorong Iran membuat kesepakatan dengan AS untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah.

Sementara itu, Xi kemungkinan akan mengangkat isu mengenai Taiwan, yang terus mendapat dukungan, bahkan pasokan senjata dari AS. Seperti diketahui, China menetapkan Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya.

Washington juga telah lama berharap untuk membuka pembicaraan dengan Beijing tentang senjata nuklir, meskipun China diperkirakan akan tetap menghindari pembahasan mengenai persenjataannya.

--- Aprilio G.