BERITA Anggota DPRD TTU Veronika Lake Jelaskan Kehadirannya di RS Leona 29 Jun 2026 00:54
Ernie menyatakan bahwa ia menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan dan siap memberikan keterangan apabila dibutuhkan oleh pihak berwenang.
KUPANG, IndonesiaSatu.co-- Anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Veronika Lake, akhirnya buka suara setelah namanya ikut disebut dalam peristiwa di Rumah Sakit (RS) Leona Kefamenanu pada 13 Juni 2026 lalu, yang belakangan dikaitkan dengan meninggalnya dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dokter Icha.
Dalam pernyataan resminya kepada media ini, Minggu (28/6/2026) srikandi PDI Perjuangan yang akrab disapa Ernie Lake itu terlebih dahulu mengucapkan belasungkawa dan duka cita mendalam atas meninggalnya dokter Icha.
“Saya, Veronika Lake, dengan penuh kerendahan hati menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya dokter Icha. Semoga almarhumah mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta penghiburan,” ucap Ernie.
Dalam pernyataannya, Ernie mengaku klarifikasi yang ingin ia sampaikan bukan untuk mengurangi rasa hormat kepada almarhumah maupun keluarganya, melainkan penjelasan atas kronologi yang ia alami secara langsung setelah namanya turut dikaitkan dengan insiden di RS Leona.
Ernie menerangkan bahwa pada 13 Juni 2026, dirinya menghadiri kegiatan arisan istri-istri anggota DPRD Kabupaten TTU yang berlangsung di Kecamatan Insana. Usai kegiatan arisan, Ernie pulang ke Kefamenanu dengan menumpang kendaraan bersama dua anggota DPRD lainnya serta istri salah seorang anggota DPRD.
Di tengah perjalanan, salah seorang anggota DPRD yakni Therensius Lazakar mengajak rombongan untuk singgah di RS Leona guna menjenguk keponakannya yang sedang menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) akibat gigitan ular berbisa.
Ernie mengatakan, kehadirannya di Rumah Sakit bukan merupakan kunjungan yang telah direncanakan.
“Saya ikut membesuk karena kebetulan pulang bersama rombongan tersebut. Kehadiran saya di rumah sakit bukan merupakan kunjungan yang direncanakan sebelumnya,” katanya.
Ernie menambahkankan, setibanya di RS Leona, dua rekannya yakni Therensius Lazakar dan Norbertus Tubani lebih dahulu memasuki ruang perawatan. Sementara dirinya masih berada di depan IGD dan berbincang dengan istri salah seorang anggota DPRD.
Ketika memasuki ruangan, Ernie mengaku melihat perdebatan antara dua anggota DPRD dan seorang dokter telah berlangsung. Ia lalu menghampiri pasien untuk melihat kondisinya dan menanyakan tindak lanjut penanganan medis yang diberikan.
“Saya kemudian ikut menanyakan bagaimana tindak lanjut penanganan pasien, standar pelayanan dan kualitas pelayanan,” terangnya.
Ernie Lake juga memberikan penjelasan terkait ucapannya yang belakangan menjadi sorotan, yakni kalimat “panggil wartawan saja".
Menurut dia, pernyataan tersebut tidak ditujukan kepada dokter secara pribadi, melainkan merupakan saran kepada salah seorang rekannya agar pelayanan kesehatan di Rumah Sakit mendapat perhatian publik.
“Terkait ucapan ‘panggil wartawan saja’, itu saya maksudkan sebagai saran/usualan kepada salah satu rekan DPRD agar ada liputan eksternal dan investigatif terkait transparansi pelayanan kesehatan, evaluasi dan perbaikan kualitas pelayanan. Jadi, tidak ditujukan kepada personal atau pribadi, tetapi sebagai bentuk dorongan untuk perbaikan pelayanan kesehatan di rumah sakit,” jelasnya.
Ernie mengaku, tidak berselang lama setelah itu pihak manajemen RS Leona bersama dokter lain datang memberikan penjelasan mengenai prosedur penanganan pasien. Selanjutnya, dua anggota DPRD yang terlibat perdebatan sebelumnya lalu berdiskusi dengan pihak manajemen rumah sakit hingga persoalan tersebut diselesaikan secara baik.
Ernie mengatakan bahwa pada saat itu kedua rekannya telah menyampaikan permohonan maaf kepada pihak manajemen rumah sakit maupun kepada (almh) dokter Icha.
“Kedua rekan saya sudah menyampaikan permohonan maaf kepada pihak manajemen dan almarhumah (dokter Icha) saat itu juga,” katanya.
Ernie menegaskan bahwa dirinya tidak kembali lagi ke RS Leona pada keesokan harinya untuk membesuk pasien tersebut.
Terkait berkembangnya pemberitaan, termasuk namanya ikut disebut-sebut dalam kaitan dengan peristiwa tersebut, Ernie menyatakan bahwa ia menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan dan siap memberikan keterangan apabila dibutuhkan oleh aparat penegak hukum.
“Saya menghormati seluruh proses yang sedang berjalan dan siap bekerja sama memberikan keterangan apabila sewaktu-waktu diperlukan oleh pihak yang berwenang,” ungkapnya.
Pada akhir pernyataannya, Ernie kembali menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhumah dokter Icha.
“Sekali lagi, dari lubuk hati yang paling dalam saya menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya dokter Icha,” ucapnya.
--- Guche Montero
Komentar