INTERNASIONAL Puluhan Orang Tewas Setelah Pesawat Militer Kolombia Jatuh Saat Lepas Landas 24 Mar 2026 08:26
Pesawat itu membawa 114 penumpang dan 11 awak, menurut Jenderal Carlos Silva, komandan Angkatan Udara Kolombia.
JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Sedikitnya 34 orang tewas, dan puluhan lainnya terluka setelah sebuah pesawat militer Kolombia yang membawa 125 orang jatuh setelah lepas landas di selatan negara itu, kata para pejabat, demikian dilaporkan Al-Jazeera. Menurut CNN, insiden pesawat angkut militer Kolombia yang jatuh di departemen Putumayo selatan, menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai 83 lainnya, menurut Gubernur Jhon Gabriel Molina.
Dilansir CNN, Kecelakaan itu melibatkan pesawat C-130 Hercules dan terjadi di Puerto Leguízamo, sebuah kota di departemen Putumayo, yang berbatasan dengan Peru.
Penyebab kecelakaan belum ditentukan, kata Menteri Pertahanan Pedro Sánchez, menambahkan bahwa tidak ada indikasi serangan oleh kelompok kriminal.
Pesawat tersebut dalam kondisi layak terbang dan awaknya "memiliki kualifikasi yang sesuai," katanya.
Pesawat itu membawa 114 penumpang dan 11 awak, menurut Jenderal Carlos Silva, komandan Angkatan Udara Kolombia. Dua penumpang adalah petugas polisi dan 112 adalah anggota militer, kata Molina.
Sebuah video yang dilacak lokasinya oleh CNN menunjukkan pesawat militer tersebut lepas landas dari Bandara Caucaya dan terbang di atas daerah pedesaan beberapa saat sebelum jatuh. Rekaman tersebut menunjukkan kecelakaan terjadi kurang dari dua mil dari bandara.
Gambar dari lokasi kecelakaan menunjukkan asap hitam tebal dan kobaran api yang membubung dari puing-puing pesawat.
Nicolas Ordoñez, seorang penjaga hutan adat yang terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan di Leguízamo, mengatakan kepada CNN bahwa beberapa korban selamat telah dibawa ke rumah sakit setempat.
Beberapa tentara yang terluka diterbangkan ke ibu kota Bogotá untuk perawatan.
Sánchez telah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Petro mengatakan kecelakaan itu "seharusnya tidak pernah terjadi." Ia menyesalkan kurangnya modernisasi angkatan bersenjata, yang menurutnya disebabkan oleh "kesulitan birokrasi."
Data penerbangan menunjukkan pesawat itu adalah C-130H Hercules, model lama dari seri C-130 yang pertama kali beroperasi pada Maret 1965, menurut pabrikan Lockheed Martin. Pesawat itu telah disumbangkan ke Angkatan Udara Kolombia oleh Angkatan Udara AS pada September 2020.
Pesawat kargo C-130 banyak digunakan dan mampu beroperasi di daerah terpencil dan kondisi yang buruk.
Ini adalah kecelakaan pesawat fatal terbaru yang dialami Kolombia dalam beberapa bulan terakhir.
Pada akhir Januari, sebuah pesawat jatuh di dekat Cúcuta di timur laut hanya sembilan menit setelah lepas landas. Semua penumpang tewas, termasuk anggota parlemen Diógenes Quintero. ***
--- Simon Leya
Komentar