Breaking News

KIAT Rahasia Pola Hidup dan Makanan Bikin Orang Jepang Sehat dan Panjang Umur 04 May 2023 10:17

Article image
Sup Miso sebagai salah satu makanan favorit Jepang. (Foto: ilustrasi/shutterchock)
Selain dikenal disiplin dengan gaya hidupnya, makanan disebut sebagai salah satu rahasia orang Jepang memiliki masa hidup yang lebih lama (umur anjang).

TOKYO, IndonesiaSatu.co-- Gaya hidup orang Jepang telah mempesona banyak orang.

Selain dikenal disiplin dengan gaya hidupnya, makanan disebut sebagai salah satu rahasia orang Jepang memiliki masa hidup yang lebih lama (umur anjang).

Dikutip dari detikFood, angka harapan hidup masyarakat Jepang merupakan yang tertinggi di dunia, yakni mencapai kisaran 83,89 tahun. Hal ini didukung dengan pola hidup sehat dan sejumlah makanan sehat yang rutin mereka konsumsi.

Asako Miyashita, seorang ahli gizi profesional asal Tokyo, mengungkapkan setidaknya terdapat 5 makanan khas Negeri Sakura yang terkenal bisa membantu memperpanjang umur seseorang.

Asako yang dibesarkan di Jepang, sejak kecil diajarkan untuk menganggap makanan sebagai obat. Neneknya yang berusia 92 tahun, juga meyakini bahwa umur panjangnya disebabkan oleh mengonsumsi makanan yang tepat.

Berikut lima makanan yang dikonsumsi setiap hari oleh orang Jepang agar tetap sehat dan hidup lebih lama:

1. Sup Miso

Miso adalah pasta yang terbuat dari kedelai dan biji-bijian yang difermentasi. Miso sangat populer, terlebih orang Jepang dikenal dengan diet makanan fermentasinya.

Sup miso mengandung probiotik, bakteri hidup, atau ragi dalam makanan fermentasi yang dapat membantu menyeimbangkan kesehatan usus dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Sebuah penelitian menemukan bahwa pria dan wanita yang mengonsumsi kedelai yang paling banyak difermentasi (seperti miso, tahu, dan tempe) memiliki kemungkinan 10% lebih rendah untuk meninggal lebih awal dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsi makanan tersebut.

2. Ubi Jepang

Ubi jalar ungu atau yang disebut "imo" dalam bahasa Jepang ini sering dimakan sebagai makanan ringan atau makanan penutup. Makanan ini kaya akan karbohidrat sehat dan antosianin, sekelompok antioksidan yang ditemukan dalam sayuran merah dan ungu yang mengandung sifat anti penuaan.

Studi juga menunjukkan bahwa ubi jalar dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

3. Rumput Laut

Rumput laut kaya akan mineral penting seperti zat besi, kalsium, folat, dan magnesium. Mengonsumsi rumput laut setiap hari membantu menambah serat harian.

Asupan serat yang cukup telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, stroke, hipertensi, dan diabetes tipe 2. Rumput laut juga mengandung antioksidan seperti fucoxanthin dan fucoidan, keduanya memiliki sifat anti-inflamasi, anti-penuaan, dan anti-kanker.

4. Ikan

Ikan memiliki kandungan protein yang tinggi. Ikan dengan kandungan protein tinggi bisa didapat dari ikan berlemak seperti salmon dan tuna.

Lemak omega-3 dalam ikan dapat membantu menurunkan tekanan darah, menurunkan trigliserida, dan meredakan peradangan. Asako berpesan, melakukan praktik makan dengan penuh perhatian atau 'mindfull eating' bisa berkontribusi pada kesehatan dan kualitas hidup seseorang.

5. Lobak Putih

Lobak putih atau daikon merupakan sayuran akar populer dalam masakan Jepang yang memberikan banyak manfaat kesehatan.

Lobak daikon telah dikenal dapat membantu mencegah masuk angin dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Satu lobak mengandung 124% asupan vitamin C harian yang direkomendasikan.

Bila kesulitan mencari lobak daikon, kita bisa menggantinya dengan sayuran akar sehat lainnya termasuk wortel, bit, parsnip, dan lobak.

--- Guche Montero

Komentar