Breaking News

POLITIK Relawan Dituding Menyeret Jokowi, Sekjen Kornas: Saya Kira Ini Pernyataan Keliru 17 May 2023 21:01

Article image
Musra relawan Jokowi di GBK, Jakarta Pusat. (Foto: Ist)
Jikapun ada kawan-kawan relawan Jokowi yang sekarang mendukung Ganjar Pranowo maka hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar dan sah-sah saja.

JAKARTA IndonesiaSatu.co - Komite Rakyat Nasional (Kornas) Jokowi menyatakan hingga kini masih tegak lurus bersama Presiden Joko Widodo. Karena itu, organisasi relawan Jokowi itu masih menunggu komando dari Presiden Jokowi terkait arah dukungan pencalonan presiden (capres) ke depan.

“Khususnya kami Kornas Jokowi masih tegak lurus bersama Presiden Jokowi, ini artinya kami masih satu komando dengan beliau,” ujar Sekjen Kornas-Jokowi Akhrom Saleh di Jakarta, Rabu (17/5).

Karena itu, kata Akhrom, organisasi relawan itu tidak mau tergesa-gesa seperti disampaikan oleh Presiden Jokowi

“Kita tidak kesusu seperti apa yamg disampaikan Presiden Jokowi ‘ojo kesusu, Belanda masih jauh’. Saya kira ini sangat jelas pesan beliau saat acara MUSRA kemarin Minggu (14/5/2023) di hadapan kami para relawannya,” katanya. 

Dia mengatakan, jikapun ada kawan-kawan relawan Jokowi yang sekarang mendukung Ganjar Pranowo maka hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar dan sah-sah saja.

“Saya kira ini sah-sah saja, tapi alangkah baiknya nama organisasi relawan Jokowo seperti Seknas Jokowi berganti nama menjadi Seknas Ganjar. Misalnya seperti Jokowi Mania (JOMAN) yang sekarang berganti nama menjadi Prabowo Mania, dan ini lebih fair,” imbuhnya.

Dia juga menegaskan pernyataan politikus PDI Perjuangan yang juga Wakil Koordinator Relawan Ganjar, Adian Napitupulu, yang menilai relawan bisa menjerumuskan Jokowi jika memaksa memberikan arahan terkait capres merupakan sesuatu yang keliru.

“Demikian saya menambahkan bahwa ada salah satu politisi PDIP yang mengatakan bahwa kami relawan ‘jangan menyeret-nyeret Presiden Jokowi, saya kira ini keliru’. Musra ini juga atas kehendak beliau, saat Rakernas PROJO di Megelang, Jawa Tengah satu tahun yang lalu," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Relawan Komite Rakyat Nasional (Kornas) Jokowi, Abdul Havid Permana mengatakan, komitmen relawan yang menunggu arahan Jokowi dalam menentukan dukungan terkait Pilpres 2024 mendatang.

Havid mengatakan sebagai salah satu relawan yang turut terlibat dalam proses pelaksanaan Musyawarah (Musra), merupakan hal yang wajar jika relawan menanti petunjuk Jokowi selaku pimpinan. Apalagi salah satu agenda Musra adalah menentukan sosok penerus kepemimpinan Jokowi, digelar atas arahan Jokowi.

"Dalam pidato Pak Jokowi di Rakernas V Projo, Pak Jokowi meminta relawan untuk mendatangi, mendengar langsung keinginan rakyat (terkait pemimpin penerus Jokowi). Kemudian kita fasilitasi melalui Musra," kata Havid di Jakarta.

Menurut Havid, ide Musra adalah keinginan langsung Pak Jokowi dan bukan kemauan relawan menyeret-nyeret Pak Jokowi. Havid membantah pernyataan Adian yang menyebut bahwa 95 persen Relawan Jokowi sudah mendukung Ganjar.

"Kalau ada saat ini relawan Jokowi yang telah mendeklarasikan dukungan terhadap capres tertentu, berarti dia bukan lagi relawan Jokowi. Karena jelas, Jokowi meminta relawan bersabar, tak buru-buru," ujar Havid. ***

--- F. Hardiman

Komentar