Breaking News

BOLA Resmi Tinggalkan Manchester City, Pep Guardiola: Ini Waktunya Saya Pergi 23 May 2026 14:09

Article image
Pelatih Pep Guardiola resmi meninggalkan Man City akhir musim ini. (Foto: AFP)
Guardiola menegaskan kenangannya bersama Man City tetaplah abadi.

MANCHESTER, IndonesiaSatu.co-- Pelatih Pep Guardiola resmi meninggalkan Manchester City pada akhir musim ini.

Kepergian Pep Guardiola dari Man City diumumkan langsung pihak klub pada Jumat (22/5/2026).

Kontrak pria asal Spanyol di Etihad Stadium sebenarnya baru akan selesai pada Juni 2027 mendatang.

Namun, Guardiola memutuskan untuk mengakhiri kontraknya tersebut lebih cepat. Mantan pelatih Barcelona itu menuntaskan pengabdiannya selama 10 tahun bersama Manchester Biru.

Guardiola bergabung dengan Man City sejak musim panas 2016/2017 silam.

Selama 10 tahun menukangi Man City, Guardiola total meraih 20 trofi, di antaranya 6 gelar Premier League, 1 Liga Champions, 3 Piala FA, 5 Piala Liga Inggris, 1 Piala Dunia Antarklub, 1 Piala Super Eropa, dan 3 Community Shield.

Dengan rekor tersebut, Pep Guardiola jadi pelatih paling sukses dalam sejarah Man City.

Pria 55 tahun tersebut tidak mengungkap alasan pasti di balik keputusannya meninggalkan Man City. Ia hanya merasa waktunya sudah habis di Man City.

Dalam kata-kata perpisahannya dengan Man City, Guardiola mengaku tidak memiliki alasan khusus terkait kepergiannya dari The Citizens. Meski begitu, Guardiola menegaskan kenangannya bersama Man City tetaplah abadi.

"Betapa indahnya waktu yang telah kita lalui bersama. Jangan tanya alasan kepergianku. Tidak ada alasan, tetapi jauh di lubuk hatiku, aku tahu ini waktuku. Tidak ada yang abadi, jika ada, aku pasti sudah di sini. Yang abadi adalah perasaan, orang-orang, kenangan, dan cinta yang kumiliki untuk Manchester City-ku," tulis Guardiola dikutip dari situs Man City.

"Ini adalah kota yang dibangun dari kerja keras. Dari jerih payah. Anda bisa melihatnya dari warna batu batanya. Dari orang-orang yang datang lebih awal dan pulang lebih larut."

"Pabrik-pabrik. Keluarga Pankhurst. Serikat pekerja. Musik. Sederhananya, Revolusi Industri dan bagaimana hal itu mengubah dunia. Dan saya rasa, saya memahami itu, dan tim saya juga," ungkap Guardiola.

Menurut Man City, meski tidak lagi jadi pelatih The Citizens, Guardiola tetap memiliki peran bersama City Football Group, yakni sebagai Duta Global.

Dengan peran tersebut, Guardiola masih bisa memberikan nasihat teknis kepada klub dalam menjalankan proyek dan kolaborasi khusus.

--- Guche Montero

Komentar