NASIONAL Sebut MBG Kontrak Politik Prabowo, Qodari: Tidak Bisa Diberhentikan 17 Jun 2026 17:20
Qodari meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada Prabowo untuk menuntaskan program-program tersebut selama masa jabatannya.
JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, M Qodari menyatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan diberhentikan sebagaimana tuntutan sejumlah pihak kepada pemerintah.
Qodari beralasan, program MBG merupakan mandat dari rakyat karena program itu merupakan salah satu janji kampanye Presiden Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 lalu.
"Bahwa yang namanya MBG tidak bisa diminta langsung berhenti. Karena itu adalah visi-visi dan kontrak politiknya Pak Prabowo. Presiden Prabowo dipilih karena program kerja yang dilaksanakan, (program tersebut) tidak bisa diberhentikan," ujar Qodari dalam keterangan Bakom, Rabu (17/6/2026) melansir Kompas.com.
Qodari mengatakan, MBG didasarkan pada tujuan mulia, yakni mengatasi masalah gizi sebagian anak-anak dan balita di Indonesia yang berpotensi mengganggu tumbuh kembang mereka.
Namun demikian, Ia tidak memungkiri bahwa pelaksanaan program MBG menghadapi berbagai tantangan. Hanya saja, tantangan tersebut tidak semestinya menjadi alasan untuk menghentikan implementasi program, mengingat pentingnya manfaat MBG yang diberikan bagi masyarakat.
Oleh karena itu, Qodari menegaskan bahwa pemerintah tetap membuka ruang diskusi dan menerima masukan dari masyarakat agar implementasi program dapat berjalan lebih baik.
Selain itu, pemerintah juga berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola pelaksanaannya.
"Salah besar kalau justru menuntut Pak Prabowo untuk menghentikan program itu. Karena itu justru janji kampanyenya," kata Qodari.
Selain MBG, Qodari mengatakan bahwa berbagai program kerja Presiden Prabowo juga dirancang sebagai solusi atas beragam permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Qodari pun mencontohkan langkah pemerintah untuk menghentikan praktik kecurangan dalam ekspor sumber daya alam strategis dan meningkatkan penerimaan negara melalui mekanisme ekspor satu pintu.
Ia menambahkan, pemerintah juga memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat rentan melalui program Sekolah Rakyat.
Qodari menilai, berbagai kebijakan yang dijalankan Prabowo merupakan bagian dari strategi besar transformasi bangsa sekaligus upaya menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Oleh karena itu, Qodari meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada Prabowo untuk menuntaskan program-program tersebut selama masa jabatannya.
"Ketika Pak Prabowo menjabat, beliau berusaha menjalankan solusi itu. Nah, berikan kesempatan kepada beliau untuk melaksanakan," pungkasnya.
--- Guche Montero
Komentar