Breaking News

REGIONAL Sedih, Seorang Prajurit TNI Umur 23 Tahun Tewas Tertabrak di Belu NTT 18 Sep 2024 06:55

Article image
Ilustrasi korban tewas tertabrak. (Foto: www.kerincigoogle.com)
Kejadian tadi subuh di Atambua.

BELU, IndonesiaSatu.co-- Seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Batalyon Infanteri (Yonif) 744/SYB, Prajurit Dua (Prada) Yenjelmus Valeri Vatman (23) tewas tertabrak di Jalan Jenderal A Yani, Kelurahan Fatubenao, Kecamatan Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (16/9/2024).

Kepada Kompas.com, Komandan Resor Militer (Danrem) 161 Wira Sakti Kupang, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Joao Xavier Barreto Nunes menyebutkan waktu dan lokasi kejadian.

"Kejadian tadi subuh di Atambua," sebut Joao Xavier Barreto Nunes.

Lanjut Danrem 161 Wira Sakti Kupang, kasus tersebut sudah diurus oleh Danbrigif, untuk waktu dan tempat pemakaman masih menunggu pihak keluarga.

"Kasus kecelakaan ini sepenuhnya diurus Danbrigif," lanjutnya.

Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap peritiwa maut tersebut. Ia menekankan pentingnya disiplin di kalangan prajurit TNI, dan semua prajurit wajib mengikuti apel malam serta mematuhi jam istirahat yang ditetapkan.

AKBP Benny Miniani Arief yang merupakan Kapolres Belu mengatakan bahwa pihak kepolisisan dan POM TNI AD sedang melakukan olah TKP.

"Pihak kepolisian serta POM TNI AD sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hingga saat ini, penyelidikan untuk mengetahui detail kejadian masih terus dilakukan'" beber Benny.

Kronologi kejadian

Kejadian itu bermula ketika Prada Yanselmus yang mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat berpelat nomor DH 4121 YA, bergerak dari Atambua hendak kembali ke Mayonif 744/SYB.

Saat melintasi Jalan Jend A Yani, Prada Yanselmus memarkirkan sepeda motornya untuk buang air. Saat itu, dari arah Atambua ke Mayonif 744/SYB, melintas sepeda motor Honda Revo tanpa pelat nopol dan lampu penerangan dikendarai Akansio De Deus yang berboncengan dengan Jose Lalo dan Pedro Pinto.

Motor itu dikendarai dengan kecepatan tinggi. Karena kondisi gelap dan pengaruh miras, ketiga pelaku tak melihat Prada Yanselmus yang sedang berdiri di pinggir jalan. Mereka menabrak Prada Yanselmus hingga meninggal dunia di lokasi tersebut. *

--- Hendrik Penu

Tags:
Panglima TNI

Komentar