PENDIDIKAN Sejak Berdiri, Areopagus Indonesia Gelar Ratusan Pelatihan Riset di Universitas dan Lembaga Negara 21 Jun 2023 21:26
Redemtus menjelaskan, Areopagus Indonesia adalah lembaga penelitian dan pelatihan aplikasi penelitian ilmiah kepada para akademisi, konsultan, dan peneliti. Pendirinya adalah lima sekawan yang punya minat berkontribusi kepada negara melalui penelitian
JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Lembaga Areopagus Indonesia terus menunjukkan kiprah dan komitmennya untuk mendukung kemajuan bangsa melalui penelitian ilmiah.
Terbaru, Areopagus Indonesia kembali menggelar pelatihan pengolahan Data Kualitatif menggunakan NVivo kepada mahasiswa Magister dan Doktoral Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Rabu (14 /6/2023).
Manager Marketing sekaligus peneliti Areopagus Indonesia, Veronika Lake, S.ST, M.M menjelaskan, pelatihan yang digelar ini merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan kapasitas akademisi di Indonesia, khususnya di Universitas Indonesia.
"Kegiatan yang kami gelar bersama UI bukan yang pertama. Kami sudah menggelar beberapa kali pelatihan kepada para dosen dan mahasiswa UI," paparnya.
Pelatihan dibuka oleh Veronika dan dipandu langsung oleh Fulgensius Surianto, Direktur Areopagus Indonesia yang kini studi doktoral di Universitas Indonesia. Hadir dalam pelatihan tersebut peneliti Areopagus Indonesia lainnya Redemtus Kono, M.Fil untuk menjelaskan substansi materi.
Redemtus menjelaskan, Areopagus Indonesia adalah lembaga penelitian dan pelatihan aplikasi penelitian ilmiah kepada para akademisi, konsultan, dan peneliti. Pendirinya adalah lima sekawan yang punya minat berkontribusi kepada negara melalui penelitian ilmiah.
Sejak berdiri tahun 2018, Areopagus menggelar ribuan pelatihan kepada berbagai universitas, lembaga kementerian dan lembaga penelitian, seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, IPDN Jatinangor, Poltekpar Makassar, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Tri Sakti, Badan Riset dan Inovasi Nasional, Kementerian Keuangan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, dan lain-lain.
--- Hendrik Penu
Komentar