PARIWISATA Suanae Farm TTU Resmi Dibuka, View Sangat Keren dan Menenangkan! 12 Jan 2025 20:31
"Suanae Farm" adalah kawasan agroecoedu tourism di TTU yang menggabungkan konsep pemulihan lahan kritis dengan wisata. Konsep ini menggabungkan sekaligus prinsip-prinsip konservasi, pendidikan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
KEFAMENANU, IndonesiaSatu.co -- Satu lagi terobosan bagus untuk memberdayakan petani dan mendukung geliat ekonomi masyarakat pedesaan. Namanya "Suanae Farm."
Suanae Farm bertempat di Desa Suanae, Kecamatan Miomafo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Suanae Farm dibuka pada hari ini, Sabtu (11/1/2025) oleh Wakil Bupati TTU Drs Eusabius Binsasi dihadiri jajaran Anggota DPRD TTU, pihak TNI-Polri, Kepala Dinas, Camat, perwakilan Kepala Desa, Petani, dan Karang Taruna.
"Suanae Farm" adalah kawasan agroecoedu tourism di TTU yang menggabungkan konsep pemulihan lahan kritis dengan wisata. Konsep ini menggabungkan sekaligus prinsip-prinsip konservasi, pendidikan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
"Jadi Suanae Farm menggabungkan konservasi, edukasi, pertanian dan pariwisata sekaligus. Kami senang karena baru pertama kali ada program pertanian dan pariwisata yang dikerjakan oleh kami petani, " ucap Herman Olla, salah satu petani yang tergabung dalam program tersebut.
View Suanae Farm sangat indah karena berada di ketinggian sehingga pengunjung bisa memanjakan mata, menikmati Gunung Mutis, Gunung Binoni, Bukit Seoam, Bukit Suanae, dan Bukit Saenam sekaligus.
Pemerintah Daerah Kabupaten TTU melalui Wakil Bupati TTU mengapresiasi pembukaan kawasan agroecoedu tourism ini. Karena Suanae Farm adalah terobosan kreatif untuk memulihkan lahan kritis serentak menumbuhkan ekonomi di desa melalui pariwisata.
"Ayo datang ke Suanae karena ini perjuangan petani dan masyarakat lokal. Mama-mama harus punya rencana untuk menjual produk desa seperti pangan lokal, hasil kebun, dan kopi. Pemerintah Daerah akan mendukung kegiatan di desa ini," ujar mantan Dirjen Bimas Katolik ini.
Eusabius berterima kasih kepada kelompok tani, anggota DPRD TTU Veronika Lake dan pengurus desa atas kerja sama dan kerja keras. Eusabius juga mengapresiasi putra kampung halaman Suanae yakni Redemtus Kono, M.Fil Tenaga Ahli DPR RI Komisi IV yang berhasil mempresentasikan dan meyakinkan Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan untuk membantu Rp. 600 juta untuk pembangunan Suanae Farm ini.
Ketua Kelompok Tani Hutan, Donatus Sanam menjelaskan, Suanae Farm bermula dari upaya Kementerian Lingkungan Hidup (sebelumnya Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup) untuk memulihkan lahan kritis masyarakat di tanah seluas 10 hektar.
"Diskusi selanjutnya berkembang menjadi konsep agroecoedu tourism ini. Kami bersyukur dibantu teman-teman dosen dari Universitas Timor dan pendampingan dari kementerian sehingga dapat berjalan lancar," paparnya.
Kepala Desa Suanae, Patris Faimau mengapresiasi pembukaan Suanae Farm karena merupakan wujud nyata dari ide pemberdayaan masyarakat. Karena kawasan ini bukan milik perseorangan tetapi diusahakan bersama oleh kelompok petani pecinta alam.
"Ini wujud nyata dari paradigma community based tourism, yakni pariwisata berbasis komunitas. Jadi membangun kelompok, memberdayakan masyarakat, dan membangun ekonomi masyarakat. Mama-mama di Suanae sudah siap membuat kue, kopi, dan pangan lokal. Sementara tanaman produktif puluhan ribu sudah ditanam. Dua tahun lagi dampaknya akan lebih terasa," paparnya.
Anggota DPRD Kabupaten TTU Veronika Lake, MM sebagai pembina kelompok mengaku sangat bangga dan berterima kasih. Masyarakat sungguh merasakan manfaat dari kolaborasi antarelemen di tingkat desa, universitas, Pemda dan kementerian sehingga dapat berjalan lancar.
"Kami harapkan Suanae Farm ini terus berlanjut. Sekarang kita perlu pikirkan manajemen pengelolaannya agar terus mendatangkan pengunjung dan memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat," ujarnya.
--- Hendrik Penu
Komentar