Breaking News

MODE Tenun Baduy Tampil Edgy dalam Koleksi Urban Pendopo di BTN Indonesia Fashion Week 2025 02 Jun 2025 10:40

Article image
IFW tahun ini mengusung tema “Ronakultura Jakarta”, menggambarkan Jakarta sebagai pusat budaya, bisnis, dan gaya hidup yang terus bergerak dinamis.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co – Kain tradisional Baduy tampil dalam nuansa segar dan penuh kejutan di panggung Indonesia Fashion Week (IFW) 2025, yang digelar di Jakarta Convention Center, Kamis (29/5/2025). Membawa tema “Langgam Urban”, label Pendopo dari Kawan Lama Group memperkenalkan koleksi yang memadukan nilai tradisi dengan semangat kota metropolitan.

Putri Laura, Head of Pendopo, menyebut koleksi ini terinspirasi dari denyut nadi Jakarta yang tak pernah tidur. “Jakarta adalah kota dengan jutaan cerita—tentang orang-orang yang datang membawa harapan dan identitas. Melalui Langgam Urban, kami ingin menunjukkan bahwa tradisi bisa hidup berdampingan dengan modernitas,” ujarnya.

Simfoni Gaya

Koleksi Pendopo kali ini menampilkan 18 set busana, terdiri dari 14 tampilan untuk perempuan dan 4 untuk laki-laki. Desainnya menghadirkan nuansa semi-formal dengan potongan dinamis, asimetris, serta eksplorasi tekstur dari bahan linen, katun, hingga lace. Permainan layering dan aksen seperti anyaman serta jahitan etnik menghadirkan kesan edgy, namun tetap hangat dengan nilai-nilai lokal.

Palet warna tampil ekspresif—mulai dari tone lembut hingga warna-warna berani yang mencerminkan energi masyarakat urban. Sementara itu, aksesori etnik berupa kalung, anting, dan pin dari bola rotan dan batu alam menambah kekayaan visual yang autentik dan artistik.

Tradisi Bukan Sekadar Kenangan

Lebih dari sekadar peragaan, koleksi Langgam Urban juga membawa pesan kuat: mengajak generasi muda untuk menjaga dan memakai tradisi dalam keseharian.

“Tradisi bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk ditampilkan, dijaga, dan dilestarikan. Kami ingin menginspirasi generasi sekarang agar menjadikan wastra sebagai bagian dari identitas modern,” jelas Putri.

Sebagai bagian dari IFW 2025, Pendopo juga membuka booth di Plenary Hall JCC, nomor W30–W31, hingga 1 Juni 2025. Pengunjung bisa menjumpai koleksi Langgam Urban dan berbagai kurasi produk lokal lainnya—mulai dari busana, kriya, hingga kecantikan dan kuliner khas Nusantara.

Semangat “Ronakultura Jakarta”

IFW tahun ini mengusung tema “Ronakultura Jakarta”, menggambarkan Jakarta sebagai pusat budaya, bisnis, dan gaya hidup yang terus bergerak dinamis. Dibuka secara resmi pada 28 Mei 2025, ajang ini menghadirkan lebih dari 200 desainer dan brand yang memamerkan kekayaan wastra Nusantara dari berbagai penjuru negeri.

Ketua APPMI dan IFW, Poppy Dharsono, mengatakan bahwa IFW 2025 merupakan ruang ekspresi penting dalam mempertegas identitas budaya Indonesia melalui medium fesyen. Beragam kain seperti tapis Lampung, songket Sumatra, ulos Batak, batik Jawa, hingga tenun dari Bali, Makassar, NTT, NTB, dan Kalimantan pun turut dipentaskan dengan kebanggaan.

Indonesia Fashion Week 2025 bukan hanya perayaan tren, tapi juga panggung pelestarian. Pendopo dengan tenun Baduy-nya menjadi bukti, bahwa tradisi bisa terus hidup, bahkan di tengah gemerlap gaya urban. ***

--- Maria Aurelia

Komentar