Breaking News

SELEBRITI Tim Hukum Kim Soo Hyun Angkat Bicara Soal Isu Tuntutan Rp345 Miliar dan Rencana Comeback 02 Jun 2026 19:01

Article image
Pengacara sang aktor menyebut dokumen penangkapan bos Garo Sero setebal 30 halaman menunjukkan bukti kuat

JAKARTA IndonesiaSatu.co – Rencana kembalinya aktor papan atas Kim Soo Hyun ke panggung hiburan Korea Selatan pasca-pembersihan namanya dari fitnah keji kini tengah digodok secara sangat hati-hati. Tim kuasa hukum sang aktor menegaskan bahwa fokus utama mereka saat ini bukanlah terburu-buru mengambil proyek akting baru, melainkan pemulihan psikologis dan pemulihan reputasi secara total.

Dalam wawancara eksklusif di program YTN Radio 'Wise Radio Life' pada 1 Juni 2026, Kho Sang Rock selaku pengacara resmi Kim Soo Hyun, memberikan klarifikasi mendalam mengenai status terkini sang klien setelah berbulan-bulan terjebak dalam pusaran sengketa hukum yang menguras emosi.

Masa Comeback Masih Ditinjau: Fokus Kembalikan Martabat

Attorney Kho Sang Rock menyatakan bahwa terlalu dini untuk membicarakan proyek drama atau film baru bagi Kim Soo Hyun pada fase pemulihan kritis ini:

"Diskusi spesifik mengenai waktu kembalinya Kim Soo Hyun ke industri hiburan masih sulit untuk kami komentari pada tahap ini," ujar Kho Sang Rock jujur. "Namun, sebagai penasihat hukumnya, saya akan terus memberikan dukungan penuh agar ia pada akhirnya dapat kembali menyapa masyarakat melalui karya-karyanya di saat yang tepat."

Kuasa hukum tersebut menggambarkan bagaimana Kim Soo Hyun secara perlahan mencoba menata kembali hidupnya setelah menderita pembunuhan karakter yang sangat masif akibat serangan siber:

  • Dignitas yang Terkoyak: "Ia sempat berada dalam situasi di mana reputasi dan martabat pribadinya hampir hancur total," ungkap Kho.
  • Fokus Transisi: Saat ini, prioritas nomor satu sang aktor adalah memulihkan ritme kehidupan sehari-harinya dan mengembalikan rasa normal yang sempat hilang akibat tekanan publik.

Tanggapan Soal Tuntutan Ganti Rugi Rp345 Miliar & Dokumen 30 Halaman

Mengenai rumor yang beredar di kalangan industri bahwa pihak Kim Soo Hyun melayangkan tuntutan ganti rugi materiil senilai 30 miliar KRW (sekitar 23 juta USD / setara Rp345 Miliar) terhadap para pelaku fitnah, Kho Sang Rock meminta publik untuk tidak terfokus pada angka finansial.

"Daripada mengkhawatirkan atau terpaku pada nominal angka tertentu, jauh lebih penting bagi kita untuk memastikan bahwa kebenaran hukum terungkap sepenuhnya, dan masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang sehat agar sang aktor bisa kembali ke tempat yang seharusnya," tegas Kho.

Di sisi lain, Kho memberikan pandangan hukum menarik terkait perkembangan penahanan Kim Se Ui, kepala YouTube Garo Sero Research Institute. Ia menyoroti tebalnya berkas dakwaan yang diajukan oleh pihak kejaksaan.

"Sangat tidak biasa bagi sebuah dokumen pengajuan surat perintah penangkapan (arrest warrant application) hingga melebihi 30 halaman," catat Kho Sang Rock secara hukum. "Hal ini mengindikasikan dengan sangat kuat bahwa otoritas penyidik memiliki tingkat kepercayaan diri yang sangat tinggi dalam membuktikan setiap detail pasal pelanggaran hukum yang dituduhkan kepada Kim Se Ui dan individu lain yang terlibat."

Kronologi Singkat Asal-Mula Sengketa Hukum

Krisis reputasi yang menimpa Kim Soo Hyun ini memiliki akar sejarah yang panjang dan rumit:

  • Maret 2024 (Awal Mula): Mendiang aktris Kim Sae Ron sempat mengunggah foto kedekatannya dengan Kim Soo Hyun di Instagram sebelum langsung menghapusnya dalam hitungan menit, memicu rumor kencan yang langsung dibantah tegas oleh agensi Gold Medalist.
  • Februari 2025 (Tragedi & Fitnah): Kim Sae Ron ditemukan meninggal dunia di kediamannya. Pasca-tragedi tersebut, Kim Se Ui (Garo Sero) bekerja sama dengan perwakilan keluarga mendiang yang berduka untuk meluncurkan tuduhan publik bahwa Kim Soo Hyun pernah memacari Kim Sae Ron saat sang aktris masih di bawah umur (minor). Mereka merilis berbagai foto, rekaman suara manipulatif, serta menuduh tekanan utang dari hubungan itu memicu kematian korban.
  • Maret 2025 (Konferensi Pers Perlawanan): Tim hukum Kim Soo Hyun menggelar konferensi pers darurat, menyatakan dengan tegas bahwa kliennya tidak pernah menjalin hubungan dengan Kim Sae Ron di bawah umur dan membuktikan bahwa materi yang disebarkan pihak lawan adalah hasil manipulasi teknologi (fabricated materials).

Hingga saat ini, proses hukum di pengadilan masih terus berjalan. Tim perwakilan Kim Soo Hyun menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas demi memastikan hak-hak sipil sang aktor terlindungi sepenuhnya sebelum ia melangkah kembali ke lampu sorot dunia hiburan.

--- Stella Josephine

Komentar