REGIONAL Wujudkan Program Inseminasi Buatan Sapi di NTT, Senator AWK Fasilitasi Bantuan 3000 Dosis Semen Beku 12 Jun 2026 18:59
"Program Inseminasi Buatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas genetik ternak sapi, mempercepat pertumbuhan populasi sapi, serta memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi peternak di NTT,” ujar AWK.
KUPANG, IndonesiaSatu.co-- Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Nusa Tenggara Timur (NTT), Angelius Wake Kako (AWK) menunjukkan komitmen nyata meningkatkan populasi dan kualitas ternak sapi melalui program Inseminasi Buatan (IB).
Wujud komitmen AWK selaku inisiator Gerakan Senator Inseminator itu yakni dengan memfasilitasi bantuan 3.000 dosis semen beku untuk mendukung pelaksanaan program IB di berbagai wilayah di NTT.
Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor DPD RI Provinsi NTT, Kupang, Jumat (12/6/2026).
Bantuan diserahkan langsung oleh Direktur Pembibitan dan Produksi Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, Hary Suhada, kepada Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena.
Senator AWK mengatakan sektor peternakan merupakan salah satu penopang utama perekonomian masyarakat NTT. Karena itu, dukungan pemerintah pusat melalui program Inseminasi Buatan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas genetik ternak sekaligus mempercepat pertumbuhan populasi sapi.
“Program Inseminasi Buatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas genetik ternak sapi, mempercepat pertumbuhan populasi sapi, serta memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi peternak di NTT,” ujar AWK.
Menurut Wakil Ketua Komite II DPD RI itu, NTT memiliki potensi besar sebagai salah satu sentra pengembangan peternakan sapi nasional.
"Potensi ini perlu didukung dengan program yang berkelanjutan serta kolaborasi berbagai pihak agar mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," kata AWK.
Usai penyerahan bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi lintas pemangku kepentingan yang membahas strategi pengembangan peternakan dan optimalisasi pelaksanaan program inseminasi buatan di NTT.
Diskusi tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis, Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT drh. Melki Angsar, Kepala Karantina NTT, Direktur Politani Kupang, serta Wakil Dekan Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan Universitas Nusa Cendana (Undana).
"Melalui bantuan 3.000 dosis semen beku ini, program Inseminasi Buatan diharapkan dapat berjalan lebih masif sehingga mampu meningkatkan populasi ternak sapi, mendukung ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan peternak di seluruh wilayah NTT menuju Nusa Terintegrasi Ternak," harap AWK.
Apresiasi Gubernur NTT
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi kepada Angelo Wake Kako yang telah berperan aktif menjembatani kebutuhan daerah dengan pemerintah pusat.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Angelo Wake Kako selaku Pimpinan Komite II DPD RI yang telah memperjuangkan dan memfasilitasi bantuan ini. Dukungan seperti ini sangat dibutuhkan untuk mempercepat pengembangan peternakan sapi di NTT dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat peternak,” ungkap Gubernur Melki.
Gubernur Melki menegaskan bahwa pemerintah lrovinsi NTT siap mengoptimalkan pemanfaatan bantuan tersebut melalui koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, dinas teknis, serta para petugas inseminator di lapangan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para peternak.
"Kita berharap bantuan ini menjadi langkah awal yang mendorong pengembangan peternakan sapi yang lebih maju dan berkelanjutan di NTT," kata Melki.
"Dengan dukungan berbagai pihak, sektor peternakan diyakini mampu menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya
--- Guche Montero
Komentar