Breaking News
  • BI: penurunan suku bunga mendorong intermediasi perbankan
  • BI: penurunan suku bunga sudah perhitungkan FFR
  • Perusahaan China bidik sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia
  • Petambak Lombok berpenghasilan Rp20 juta per bulan
  • Tiga BUMN kembangkan pelabuhan dukung Tol Laut

LINGKUNGAN HIDUP Kerusakan Bumi Semakin Parah, Ini Lima Buktinya 20 Mar 2017 10:27

Article image
Kerusakan lingkungan semakin memarah karena ulah manusia. (Foto: Ist)
Tanpa disadari kerusakan lingkungan juga merugikan setiap orang di Bumi, dengan nominal hingga Rp 20 juta per orang.

ORGANISASI Economics of Land Degradation Initiative (ELDI) belum lama ini merilis laporan terbaru tentang kerusakan lingkungan yang dialami Bumi saat ini. Dalam penelitian bertajuk “The Value of Land", ELDI mencatatkan laporan yang menyebutkan fakta kerusakan alam yang luar biasa.

Menurut ELDI, penelitian ini dipastikan kredibel karena melibatkan 30 organisasi lingkungan yang melakukan penelitian di berbagai penjuru Bumi selama 4 tahun terakhir. Berikut hasilnya, sebagaimana ditulis oleh merdeka.com. 

Pertama, manusia bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan yang terjadi sejak tahun 2000 bertanggung jawab yang menyebabkan hilangnya 75 persen nilai ekonomis alam yang sejatinya bisa dimanfaatkan oleh manusia. 

Kedua, nilai ekonomis alam yang hilang itu diperkirakan bisa mencapai Rp 1 triliun per satu kilometer persegi. Tanpa disadari kerusakan lingkungan juga merugikan setiap orang di Bumi, dengan nominal hingga Rp 20 juta per orang. 

Ketiga, kerusakan lingkungan membuat pemerintah di negara-negara harus menyuntikkan investasi lebih di dunia pertanian sampai Rp 400 triliun per tahun lebih hanya agar lahan-lahan pertanian bisa tetap menghasilkan bahan pangan untuk seluruh manusia di Bumi. Itu terjadi akibat rusaknya 52 persen lahan pertanian di berbagai negara. 

Keempat, luas lahan di Bumi yang dilanda kekeringan parah meningkat hingga dua kali lipat dari tahun 1970an hingga tahun 2000an, atau hanya dalam kurun waktu 40 tahun terakhir.

Kelima, satu per tiga dari kawasan di Bumi kini rentan terhadap kerusakan lingkungan. Lebih parah, satu per tiga kawasan Afrika kini terancam berubah menjadi gurun tandus.

ELDI juga memperkirakan imbas dari kerusakan lingkungan bakal membuat banyak orang harus pergi dari tempat tinggal mereka. Jumlahnya pun tidak sedikit yakni mencapai 50 juta orang dalam 10 tahun ke depan.

Fakta kerusakan alam ini membutuhkan tanggung jawab ekologis untuk mencegah Bumi dari kehancuran. Kita dipanggil untuk bersama-sama menyelamatkan Bumi dari kerusakan yang ironisnya disebabkan oleh manusia sendiri.

--- Redem Kono

Komentar