NASIONAL Menteri Yasonna: Isu 10 Juta Pekerja China Itu Hoax 29 Dec 2016 16:55
Yasonna meragukan informasi yang menyebutkan 10 juta tenaga kerja asing asal Cina menyerbu Indonesia.
JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Kabar tentang 10 juta pekerja Cina ke Indonesia turut dibantah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly. Yasonna membeberkan data perizinan tinggal sementara yang sudah diberikan pemerintah ke pekerja Cina.
"Itu hoax (cerita bohong), sekarang banyak hoax. Jadi sekarang kami minta, kalau kamu mengatakan ada data 10 juta orang asing atau yang ilegal satu juta orang tunjukin ke kami. Karena kami sudah menindak lebih dari 7.887 kemudian dideportasi dan ada 329 orang yang pro justisia selama 2016," jelas Yasonna di Jakarta, Kamis (29/12/2016).
Yasonna meragukan informasi yang menyebutkan 10 juta tenaga kerja asing asal Cina menyerbu Indonesia. Jika angka ini mencapai 10 juta, maka kehadiran jumlah sebesar itu seharusnya bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
"Seluruh tenaga kerja asing di sini sekitar 70 ribu, jadi yang menyerbu itu siapa?" tantang Yasonna.
Yasonna menambahkan bahwa data tenaga kerja asal China berjumlah 31 ribu orang, yang memiliki Izin Tinggal Sementara di Indonesia.
"Data kami memang beda dengan Kemnaker yang menyebut 21 ribu. Data di kami 31 ribu yang ITAS, itu maksudnya dia transaksi perlintasannya. Jadi kenapa data kami berbeda dengan Kemnaker? Yang bekerja itu 21 ribu tetapi kadang-kadang ke luar masuk, ke luar masuk, data perlintasan kami tentunya harus lebih besar," pungkasnya.
Sebelumnya, dalam sambutan Deklarasi Pemagangan Nasional di KIIC, Karawang, Jawa Barat, Jumat (23/12/2016), Presiden Joko Widodo telah mengklarifikasi masuknya jutaan pekerja asal China dan menyatakan bahwa hanya ada 21 ribu pekerja asal negara itu yang ada di Indonesia.
--- Redem Kono
Komentar