NASIONAL Aksi KKB Semakin Meningkat, Panglima TNI: Wilayah Papua Luas dan Ekstrem 20 Sep 2026 12:00
Agus menegaskan, penyelesaian persoalan keamanan di Papua tidak bisa selesai bila hanya mengandalkan TNI, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Jenderal TNI Agus Subiyanto menyatakan bahwa penyelesaian konflik di Papua memerlukan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah dan berbagai kementerian.
Pernyataan tersebut disampaikan di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, pada Minggu (20/9/2026), usai melepas peserta TNI Run 2026, menanggapi meningkatnya konflik di wilayah Papua, yang menyebabkan beberapa waga sipil dan aparat keamanan tewas ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Agus mengatakan, prajurit TNI selama ini telah menggelar operasi keamanan untuk menjaga kondusifitas di Papua.
"Ya, kita sudah menggelar satuan-satuan di Papua. Memang Papua wilayahnya sangat luas ya, ya besar sekali wilayahnya dan wilayah terdiri dari pegunungan-pegunungan yang ekstrem ya," ujar Agus kepada para jurnalis di Lapangan Silang Monas, Minggu (20/9/2026).
Ia menegaskan, penyelesaian persoalan keamanan di Papua tidak bisa selesai bila hanya mengandalkan TNI, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
"Dan menyelesaikan Papua saya rasa tidak hanya oleh TNI, semuanya harus berkolaborasi: pemerintah daerah, kementerian-kementerian, karena di sana juga ya masih samalah di semua wilayah," imbuhnya.
Agus mengatakan kolaborasi dengan berbagai pihak juga diperlukan untuk hal lain, contohnya pembangunan infrastruktur, karena infrastruktur yang memadai bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
"Jangankan di Papua, di wilayah saya di Batukaras saja masih jembatan saja, makanya Bapak Presiden mencanangkan membuat jembatan untuk mengakseskan antara kecamatan, desa," pungkasnya.
Ia menyatakan, kolaborasi dengan berbagai pihak sangat diperlukan untuk memberikan berdampak positif bagi masyarakat.
--- Aprilio G.