SELEBRITI Akun Media Sosial Kim Soo Hyun Meledak Dipenuhi 1,1 Juta Dukungan 01 Jun 2026 19:50
Setelah 474 hari bungkam akibat fitnah manipulasi suara AI oleh Garo Sero Research Institute, bintang Korea Selatan ini resmi dinyatakan bersih dari segala tuduhan
JAKARTA IndonesiaSatu.co – Gelombang solidaritas global tengah melanda jagat maya demi membela aktor papan atas Korea Selatan, Kim Soo Hyun. Setelah resmi dinyatakan bersih dari segala tuduhan palsu yang sempat mencoreng reputasinya, jutaan penggemar dari berbagai belahan dunia langsung menyerbu akun media sosial sang aktor secara serentak.
Fenomena ini terbilang luar biasa mengingat unggahan terakhir Kim Soo Hyun tercatat pada 12 Februari 2025. Akun tersebut telah dorman atau tidak aktif selama 474 hari, sebelum akhirnya meledak dipenuhi interaksi publik dalam hitungan jam.
Jumlah komentar di akunnya langsung meroket tajam menembus angka 1,12 juta pesan. Para penggemar meninggalkan berbagai frasa dukungan emosional, seperti "Aku memercayaimu hingga akhir," "Kebenaran akhirnya terungkap," "Kembalilah dengan penuh percaya diri," hingga "Kamu pasti telah melalui penderitaan yang begitu hebat."
Bos Garo Sero Institute Resmi Ditangkap Polisi
Eskalasi dukungan massal ini dipicu oleh tindakan tegas dari otoritas hukum Korea Selatan terhadap pihak penyebar fitnah. Pengadilan Distrik Pusat Seoul resmi mengeluarkan surat perintah penangkapan pada 26 Mei 2026 terhadap Kim Se Ui, kepala saluran YouTube kontroversial HoverLab (Garo Sero Research Institute).
Kim Se Ui dijebloskan ke tahanan atas rentetan dakwaan pidana berlapis yang sangat serius, antara lain:
- Pelanggaran Undang-Undang Khusus Pencegahan Kejahatan Seksual: Terkait penyebaran konten video yang direkam secara ilegal (illegally filmed content).
- Pencemaran Nama Baik Berat (Defamation): Menyebarkan rumor jahat berulang kali yang mengklaim bahwa mendiang aktris Kim Sae Ron pernah menjalin hubungan asmara dengan Kim Soo Hyun saat dirinya masih di bawah umur.
- Manipulasi Teknologi Generative AI: Menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk merekayasa dan memanipulasi suara mendiang Kim Sae Ron guna menyebarkan rekaman suara palsu demi meyakinkan publik.
- Pelanggaran UU Anti-Stalking & Pengancaman: Pengadilan mengakui keseriusan tindakan intimidasi sistematis yang dilakukan tersangka terhadap korban.
Pernyataan Resmi Agensi: Bukti Objektif Berbicara
Menanggapi hasil investigasi kepolisian dan penangkapan pelaku, agensi yang menaungi Kim Soo Hyun, Gold Medalist, merilis pernyataan resmi pada 27 Mei 2026 untuk memulihkan kehormatan artis mereka secara hukum.
"Proses investigasi komprehensif telah mengonfirmasi secara hukum bahwa berbagai tuduhan dan bukti yang digaungkan oleh HoverLab (Garo Sero Institute) adalah sepenuhnya tidak benar dan palsu," tegas perwakilan Gold Medalist.
Pihak agensi juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada otoritas kepolisian dan kejaksaan yang telah bekerja keras mengungkap kebenaran melalui pembuktian bukti-bukti objektif, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi korban fitnah teknologi digital tersebut.
--- Stella Josephine
Komentar