INTERNASIONAL Budayawan Franz Magnis-Suseno Terima Penghargaan Internasional 25 Nov 2016 09:07
Romo Magnis diberikan penghargaan karena dinilai memberikan kontribusi besar bagi dialog antarumat beragama di Indonesia.
JAKARTA, IndonesiaSatu.co – Prof Dr Franz Magnis-Suseno, budayawan dan pemikir intelektual Indonesia akan menerima penghargaan Premio Internazionale Matteo Ricci atau Matteo Ricci Award (MRA) di Milan, Italia. Kepastian penghargaan ini disampaikan oleh Counsellor Pensosbud KBRI Roma Charles F. Hutapea, pada Jumat (25/11/2016).
Romo Magnis, demikian sapaan akrabnya, diberikan penghargaan karena dinilai memberikan kontribusi besar bagi dialog antarumat beragama di Indonesia.
Sebagaimana dilansir suara.com, Matteo Ricci Award adalah penghargaan yang terinspirasi dari sosok Pastor Matteo Ricci (1552-1610), seorang imam Katolik, ilmuwan matematika dan astronomi Katolik dari Italia. Pastor Matteo telah menjadi inspirasi bagi persaudaraan antarmanusia dan perjuangan menuju kedamaian.
Romo Magnis dalam kesempatan penghargaan itu akan menyampaikan kuliah umum (Lectio Cathedrae Magistralis) berjudul "Bearing Witness to the Gospel in a Muslim Society. A Learning Process." Dalam kuliahnya ini, Romo Magnis akan mengisahkan perjalanannya sebagai pastor Katolik, hingga kemudian menjadi WNI pada 1977. Ia akan menceritakaan petualangan intelektual dan pengalaman berdialog dengan masyarakat Muslim di Indonesia untuk perdamaian.
Charles selanjutnya menjelaskan bahwa Pastor Matteo Ricci dan Romo Magnis memiliki banyak kesamaan. Pastor Matteo meninggalkan Italia untuk berdialog dengan masyarakat di Tiongkok dan Romo Magnis meninggalkan Jerman untuk menyatu dengan masyarakat Indonesia. Keduanya diterima masyarakat setempat karena memiliki kontribusi akademis dan sumbangan besar bagi perdamaian.
Romo Magnis kini menjadi Profesor Emeritus Sekolah Tinggi Driyarkara, Jakarta. Pada 13 Agustus 2015, Romo Magnis SJ dianugerahi Bintang Mahaputra Utama oleh Pemerintah RI karena jasa-jasanya di bidang kebudayaan dan filsafat berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 83/TK/TaHUN 2015 tanggal 7 Agustus 2015.
Namun, jauh hari sebelumnya di tahun 2001, Romo Magnis SJ sebelumnya telah menerima Bintang Jasa Kehormatan ‘Das Große Verdienstkreuz des Verdienstordens’ dari Pemerintah Jerman. Ia juga mendapat gelar doktor kehormatan di bidang teologi dari Universitas Luzern, Swiss.
Romo Magnis akan menerima penghargaan bergengsi tersebut langsung dari Rektor Universitas Katolik Sacro Cuore Milan, setelah menyampaikan kuliah umum.
--- Redem Kono
Komentar