Breaking News

PERIKANAN Dirut PT Perikanan Indonesia: Kerja Sama Ini Langkah Awal Perkuat Sektor Perikanan Nasional 13 Apr 2026 17:34

Article image
Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet, dan Direktur Utama PT Perikanan Indonesia, Titik Mustika Sari. MoU dilaksanakan di Science Techno Park (STP) IPB University, Kampus Taman Kencana, Kota Bogor (7/4). (Foto: Humas IPB)
Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia melalui penguatan ekonomi biru dan peningkatan nilai tambah sektor perikanan.

BOGOR, IndonesiaSatu.co - PT Perikanan Indonesia menjalin kerja sama strategis dengan IPB University melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. 

Penandatanganan dilakukan oleh Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet, dan Direktur Utama PT Perikanan Indonesia, Titik Mustika Sari. MoU dilaksanakan di Science Techno Park (STP) IPB University, Kampus Taman Kencana, Kota Bogor (7/4).

Direktur Utama PT Perikanan Indonesia, Titik Mustika Sari, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah awal dalam memperkuat sektor perikanan nasional melalui dukungan keilmuan dan implementasi praktik di lapangan.

Menurutnya, kolaborasi ini penting untuk menjalankan mandat negara sekaligus meningkatkan nilai tambah sektor perikanan Indonesia.

Ia menambahkan, Indonesia memiliki potensi besar di sektor kelautan dengan sekitar dua pertiga wilayahnya berupa perairan. Namun, tantangan masih dihadapi, termasuk optimalisasi peran badan usaha milik negara (BUMN) di bidang perikanan yang dinilai belum sepenuhnya dimanfaatkan.

“Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia melalui penguatan ekonomi biru dan peningkatan nilai tambah sektor perikanan,” ujarnya melalui siaran pers.

Sementara itu, Rektor Dr Alim Setiawan Slamet, menyambut baik kerja sama tersebut. Hal itu, katanya, sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi IPB University dalam bidang agromaritim.

Ia menegaskan komitmen IPB University untuk mendukung berbagai program strategis di sektor perikanan, termasuk hilirisasi dan penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan berbasis keilmuan.

Bagi Rektor, kerja sama ini tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek, tetapi juga menekankan keberlanjutan.

Ia mengibaratkan kolaborasi ini layaknya proses budi daya yang membutuhkan waktu, menjaga kualitas ekosistem, serta komitmen bersama agar memberikan dampak luas.

“Kerja sama berkelanjutan membutuhkan proses dan kepercayaan. Dampaknya diharapkan tidak hanya dirasakan oleh IPB, tetapi juga masyarakat luas,” kata Alim.

Kedua pihak sepakat untuk menindaklanjuti MoU tersebut dengan program-program konkret guna mendukung pengembangan sektor perikanan nasional yang berkelanjutan. *

 

--- F. Hardiman

Komentar