INDUSTRI Ekspansi ke Afrika Barat, SIG Perdana Ekspor 45.000 Ton Klinker ke Mauritania 10 Apr 2026 12:33
Pengiriman ini merupakan bagian dari kontrak total sebesar 90.000 MT klinker yang dijadwalkan untuk pasar Mauritania sepanjang tahun 2026.
JAKARTA, IndonesiaSatu.co – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SIG/SMGR) resmi melakukan ekspansi pasar ke kawasan Afrika Barat Laut melalui pengiriman ekspor perdana klinker ke Mauritania. Langkah strategis ini dilakukan melalui anak usahanya, PT Semen Indonesia International (SII), sebagai upaya memperkuat penetrasi di pasar global.
Pada tahap pertama yang dilaksanakan Maret 2026, SIG mengirimkan sebanyak 45.000 metrik ton (MT) klinker melalui Pelabuhan Khusus SIG Pabrik Tuban, Jawa Timur. Pengiriman ini merupakan bagian dari kontrak total sebesar 90.000 MT klinker yang dijadwalkan untuk pasar Mauritania sepanjang tahun 2026.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menjelaskan bahwa Mauritania merupakan pasar yang sangat potensial seiring dengan tingginya pertumbuhan infrastruktur di Benua Afrika, namun masih terkendala oleh terbatasnya kapasitas produksi klinker domestik di negara tersebut.
“Benua Afrika memiliki prospek pertumbuhan infrastruktur yang tinggi. Dengan memenuhi standar internasional, SIG optimis dapat terus meningkatkan daya saing di pasar global,” ujar Vita dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Ekspansi ke Mauritania ini diharapkan menjadi mesin baru pertumbuhan penjualan regional perseroan. Data kinerja tahun 2025 menunjukkan tren positif pada lini bisnis ekspor SIG:
-
Penjualan Regional 2025: Mencapai 7,95 juta ton.
-
Pertumbuhan: Meningkat 14,3% (yoy) dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 6,96 juta ton.
-
Target 2026: Memperluas jaringan ke berbagai kawasan potensial di Afrika dan Timur Tengah.
Vita menambahkan, keberhasilan menembus pasar Afrika merupakan hasil dari transformasi pengelolaan pasar domestik dan optimalisasi potensi regional. SIG berkomitmen menjaga keandalan distribusi guna mendukung pembangunan di berbagai belahan dunia.
Inisiatif ini tidak hanya memperkuat kinerja keuangan konsolidasian SMGR di kuartal II/2026, tetapi juga mempertegas posisi SIG sebagai penyedia bahan bangunan terbesar dan terintegrasi di kawasan regional. Fokus perseroan ke depan adalah memastikan kesinambungan pasokan untuk proyek-proyek infrastruktur strategis di pasar mancanegara. ***
--- Sandy Javia
Komentar