INTERNASIONAL Garda Revolusi Iran Bersumpah Akan Lancarkan 'Operasi Ofensif Paling Ganas 01 Mar 2026 11:08
Korps Garda Revolusi Islam Iran bersumpah akan menghukum "para pembunuh" Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, setelah kematiannya dikonfirmasi oleh televisi pemerintah.
JAKARTA, IndonesiaSatu.co - Televisi pemerintah Iran mengumumkan 40 hari masa berkabung untuk pemimpin tertinggi setelah mengkonfirmasi bahwa ia terbunuh di kompleks kediamannya di Teheran.
Militer Israel (IDF) mengatakan akan terus melakukan serangan di Iran. Sirene berbunyi di kota-kota utara.
Korps Garda Revolusi Islam Iran seperti dilaporkan The Times of Israel (1/3/2026) melaporkan, bersumpah akan menghukum "para pembunuh" Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, setelah kematiannya dikonfirmasi oleh televisi pemerintah.
Korps Garda Revolusi Islam Iran menjanjikan apa yang mereka sebut sebagai "operasi ofensif paling ganas dalam sejarah" terhadap pangkalan AS dan Israel.
"Tangan pembalasan bangsa Iran untuk hukuman yang berat, tegas, dan disesalkan bagi para pembunuh Imam Umat tidak akan melepaskan mereka," kata Garda Revolusi dalam sebuah pernyataan.
“Korps Garda Revolusi Islam, Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran, dan apa yang disebutnya sebagai pasukan Basij yang besar dan populer akan dengan kuat melanjutkan jalan pemimpin mereka dalam membela warisannya, berdiri teguh melawan konspirasi internal dan eksternal, dan memberikan apa yang digambarkannya sebagai hukuman yang memberi pelajaran kepada para agresor terhadap tanah air Islam,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
Sementara itu, kabinet Iran memperingatkan bahwa “kejahatan besar ini tidak akan pernah dibiarkan tanpa balasan.” ***
--- Simon Leya
Komentar