BERITA Gempa Megathrust Guncang Sulawesi dan Maluku 04 Apr 2026 08:50
Wilayah yang berada di sekitar pusat gempa, khususnya tiga provinsi terdekat, mengalami dampak paling besar, baik dari sisi guncangan maupun potensi ancaman lanjutan seperti tsunami.
TERNATE, IndonesiaSatu.co-- Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,6 yang terjadi di wilayah Sulawesi Utara dikonfirmasi sebagai gempa tipe megathrust, yaitu jenis gempa besar yang berpotensi memicu tsunami.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa setidaknya tiga provinsi di kawasan utara Sulawesi dan Maluku mengalami dampak paling signifikan.
Direktur Informasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Riyono, menjelaskan bahwa gempa ini terjadi pada kedalaman yang tergolong dangkal, sehingga getarannya terasa lebih kuat di permukaan.
Menurutnya, gempa berada pada kedalaman sekitar 30 meter, yang masih termasuk kategori dangkal untuk gempa megathrust. Selain itu, pusat gempa berada di laut, sehingga memperkuat klasifikasinya sebagai gempa megathrust.
Secara ilmiah, gempa megathrust terjadi di zona pertemuan lempeng tektonik, khususnya wilayah subduksi. Pada zona ini, lempeng samudra bergerak masuk ke bawah lempeng benua dan menyimpan energi besar yang sewaktu-waktu dapat dilepaskan sebagai gempa kuat, bahkan dapat memicu tsunami besar.
BMKG menjelaskan bahwa gempa ini bersumber dari aktivitas subduksi di Laut Maluku. Pergerakan yang terjadi merupakan jenis sesar naik, yang dikenal memiliki risiko lebih tinggi dalam memicu tsunami dibandingkan sesar mendatar.
Rahmat menambahkan bahwa karena karakter sesar naik tersebut, BMKG segera mengeluarkan peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah sebagai langkah antisipasi.
Wilayah yang berada di sekitar pusat gempa, khususnya tiga provinsi terdekat, mengalami dampak paling besar, baik dari sisi guncangan maupun potensi ancaman lanjutan seperti tsunami.
Masyarakat di daerah pesisir pun diimbau untuk tetap siaga dan mengikuti arahan resmi dari pemerintah serta BMKG.
Kejadian ini kembali menegaskan bahwa Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik yang sangat rentan terhadap aktivitas gempa bumi.
Meski gempa megathrust jarang terjadi, dampaknya bisa sangat merusak, sehingga kesiapsiagaan menjadi faktor penting untuk mengurangi risiko korban dan kerugian.
--- Guche Montero
Komentar