BOLA Imbas Gagal Juara LaLiga, Presiden Real Madrid Ungkit Masalah Barcelona Suap Wasit 13 May 2026 21:52
"Tidak ada preseden untuk hal ini dalam sejarah sepakbola dunia. Bagaimana kita bisa melupakan kasus korupsi terbesar sepanjang masa? Ini tentang melindungi sepakbola, bukan menyerang Barcelona," tegas Perez.
MADRID, IndonesiaSatu.co-- Presiden Real Madrid, Florentino Perez menggelar konferensi pers dadakan, beberapa saat setelah Madrid kalah 2-0 dari Barcelona sehingga El Barca langsung menyegel gelar juara LaLiga musim 2025/2026.
Dalam konferensi pers yang digelar di Valdebebas, Selasa (12/5/2026) waktu setempat, Presiden Perez kemudian mengungkit kasus dugaan Barcelona menyuap wasit dan menyinggung kasus Negreira.
Kasus Negreira adalah dugaan suap Barcelona ke Jose Maria Enriquez Negreira. Mantan Wakil Presiden Komite Teknis Wasit Spanyol itu dituduh dibayar Barcelona senilai jutaan Euro sejak 2001 hingga 2018.
"Mereka (Barcelona) telah melakukan pembayaran selama dua dekade, dan kini di dekade ketiga ini wasitnya masih sama," kata Florentino Perez, melansir AS.
"Kami akan menyerahkan berkas lengkap kepada UEFA agar mereka dapat menangani masalah ini dari akarnya dan menyelesaikannya demi kebaikan sepakbola dunia. Korupsi dalam kasus Negreira telah berlangsung secara sistemik selama dua dekade," lanjutnya.
Perez juga mengaku Real Madrid dirugikan sebanyak 18 poin musim ini. Ia berjanji akan membuktikannya dalam bentuk tayangan yang disiarkan di Real Madrid TV.
"Saya 'hanya' memenangkan tujuh Liga Champions dan tujuh gelar liga, yang seharusnya 14 karena yang lain mencuri sisanya dari saya. Siapa yang tidak kesal dengan itu?" katanya berapi-api.
"Kami telah menyiapkan video yang akan kami tayangkan, mengenai 18 poin yang mereka curi dari kami sepanjang musim. 18 poin! Anda bisa menontonnya di Real Madrid TV. Bagaimana saya bisa diam saja tentang hal seperti itu?" tampaknya.
"Tidak ada preseden untuk hal ini dalam sejarah sepakbola dunia. Bagaimana kita bisa melupakan kasus korupsi terbesar sepanjang masa? Ini tentang melindungi sepakbola, bukan menyerang Barcelona," tegas Perez.
--- Guche Montero
Komentar