NASIONAL IPW: Netralitas ASN, TNI dan Polri adalah Keniscayaan 04 Dec 2023 15:08
"Netralitas ASN, TNI dan Polri adalah suatu keniscayaan untuk tumbuhnya Demokrasi dan Pemilu yang legitimate," ungkap Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso.
JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Indonesia Police Watch (IPW) mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri, tetap bersikap netral saat Pemilu 2024.
"Netralitas ASN, TNI dan Polri adalah suatu keniscayaan untuk tumbuhnya Demokrasi dan Pemilu yang legitimate," ungkap Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, dalam tanyangan Youtube iNews, Sabtu (2/12/2023).
Menurut Sugeng, netralitas dari ketiga aparat negara dinilai penting untuk menjaga marwah Pemilu 2024.
"Hal ini untuk menjaga legitimasi Pemilu 2024 tetap kuat," kata dia.
Sugeng menegaskan, Pemilu tidak sekadar momentum untuk mengejar kekuasaan, tetapi bagaimana menciptakan pemerintahan demokratis melalui proses yang demokratis serta tidak dicemari oleh keberpihakan.
"Ini menjadi spirit semua dan penting untuk selalu ada. Karena itu, institusi Polri misalnya, sudah ada UU Polri Pasal 28 yang pada prinsipnya mengatur agar Polri tidak terlibat politik praktis dan jangan berpihak (ke salah satu Paslon, red)," kata Sugeng.
Sugeng menyinggung pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mengingatkan Anggota Polri untuk netral.
"Nah, ketika ada anggota Polri yang terlihat sebagai manuver yang mencederai netralitas, IPW harus mengingatkan," tegas Sugeng sambil menyebut beberapa kasus di Jawa Tengah terutama pemeriksaan tiga Kabupaten yang dinilai terlalu ambisius.
Permintaan IPW juga berkaitan dengan pernyataan politikus Aiman Witjaksono yang menyebut ada oknum polisi tidak pada Pemilu 2024.
Sugeng menilai, pernyataan Aiman hanya mengingatkan terkait soal netralitas.
Menurutnya, hal itu tidak perlu diperpanjang dan diselesaikan secara damai.
"Memang Aiman harus diklarifikasi dan kemudian diselesaikan secara damai. Ini juga sekaligus menjadi pengingat bersama saja untuk tidak berkembang," tandas Sugeng.
--- Guche Montero
Komentar