PARIWISATA Kain Tenun Sumba Bawa Desa Prai Ijing Raih ASEAN Sustainable Tourism Award 2026 24 Feb 2026 14:18
JAKARTA, IndonesiaSatu.co — Desa Wisata Kampung Prai Ijing (Tebara) di Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah regional. Desa binaan Bakti BCA tersebut meraih penghargaan bergengsi ASEAN Sustainable Tourism Award pada ajang ASEAN Tourism Awards (ATA) 2026 yang digelar di Cebu, Filipina.
Prai Ijing menyabet gelar untuk kategori Rural Product berkat konsistensinya dalam menjaga arsitektur tradisional, kepercayaan adat Marapu, serta pelestarian budaya tenun Sumba. Penghargaan ini meneguhkan peran PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dalam mendorong pengembangan usaha komunitas dan UMKM yang berkelanjutan.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menyatakan rasa bangganya atas pengakuan internasional terhadap keunikan kain tenun Sumba dari Prai Ijing. Menurutnya, pencapaian ini membuktikan potensi besar desa wisata Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan yang unggul.
“Melalui program UMKM dan Desa Bakti BCA, kami berkomitmen terus mendorong usaha komunitas masyarakat desa untuk berkembang, sehingga dapat memajukan perekonomian dan kesejahteraan warga setempat,” ujar Hera dalam keterangan resmi, Minggu (1/2/2026).
Penguatan SDM dan Akses Pasar
Program Bakti BCA saat ini memberikan pendampingan menyeluruh kepada 28 Desa Bakti BCA di seluruh Indonesia. Inisiatif ini berfokus pada dua pilar utama: peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan perluasan akses pasar.
Pendampingan yang diberikan meliputi penguatan atraksi wisata, manajemen layanan, pembekalan literasi keuangan, hingga pemberdayaan UMKM lokal. Melalui kegiatan seperti familiarization trip, BCA membantu desa-desa binaan agar lebih dikenal oleh wisatawan mancanegara maupun domestik.
Katalis Pariwisata Berkelanjutan
ASEAN Tourism Awards sendiri merupakan bagian dari upaya negara-negara di kawasan untuk mempromosikan wilayah ASEAN sebagai destinasi wisata global yang terpercaya. Keberhasilan Prai Ijing diharapkan menjadi pemantik bagi desa wisata lain di tanah air untuk mengoptimalkan potensi lokal mereka.
“Kami berharap kontribusi ini dapat mendorong desa wisata lain di Indonesia dalam menyelenggarakan destinasi pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan, seperti yang telah diraih oleh Desa Wisata Kampung Prai Ijing Tebara,” pungkas Hera.***
--- Sandy Javia
Komentar