POLITIK Karena Hal ini, Deddy Sitorus Tegas Perintah Bubarkan Pilkada di Jakarta 06 Aug 2024 12:35
Demokrasi itu adalah tersedianya pilihan bagi rakyat dalam memilih pemimpin, bukan persekongkolan para elite!
JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Munculnya wacana mantan gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil akan melawan kotak kosong pada Pilkada Jakarta November mendatang, Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menolak tegas wacana tersebut.
Disitir dari Liputan6.com pada Selasa (6/8), Anggota DPR-RI PDI Perjuangan tersebut mengungkapkan bahwa mereka yang menskenariokan hal itu adalah pengecut, sangat menyedihkan.
"Ya itu kan tindakan pengecut, tidak berani bersaing. Sangat menyedihkan jika skenario seperti itu dilakukan di Ibu Kota Negara RI. Demokrasi dihancurkan oleh persekongkolan jahat oligarki," ungkap Deddy.
Anggota DPR-RI mewakili daerah pemilihan Kalimantan Utara sejak 2019 itu membeberkan fakta bahwa pilkada lawan kotak kosong kerap terjadi di daerah, jangan sampai terjadi di Jakarta.
"Kalau praktik di banyak kabupaten kota mau dijadikan kebiasaan di Jakarta, bubarkan saja pilkada. Hanya buang-buang anggaran dan suara rakyat dimanipulasi oleh partai politik," beber Deddy.
Menurut Deddy, demokrasi itu adalah tersedianya pilihan bagi rakyat untuk memilih, bukan persekongkolan.
"Demokrasi itu adalah tersedianya pilihan bagi rakyat dalam memilih pemimpin, bukan persekongkolan para elite," tutup mantan Sekretaris Tim Koordinasi Relawan Pemenangan untuk Ganjar Pranowo.
Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat menegaskan, demokrasi sehat harus dijaga salah satunya dengan cara memilih calon pemimpin dan pemimpin, bukan memilih antar kotak kosong.
"Demokrasi yang baik dan sehat itu memilih calon pemimpin dan pemimpin, bukan kotak,” kata Djarot saat dikonfirmasi, Selasa (6/8/2024).
Djarot menegaskan PDIP tidak akan membiarkan Pilkada Jakarta terjadi hanya melawan kotak kosong. Ia menyatakan PDIP akan mengusung calon dari kader sendiri.
"PDIP kita berusaha mengusung calon kita, tapi tetap berkomunikasi dengan parpol lain. Mari membangun demokrasi sehat, PDIP jelas siapkan kadernya di Jakarta," tegas Djarot.*
--- Hendrik Penu
Komentar