Breaking News

PERTAHANAN Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko Jabat Pangdam Udayana 10 May 2016 12:34

Article image
serah terima jabatan Pangdam IX/Udayana pada (4/5) di Markas Besar TNI Angakatan Darat Jakarta. (Foto: ist)
Mayor Jenderal TNI M. Setyo Sularso (Pangdam Udayana lama) selanjutnya mendapat kepercayaan di Mabes TNI dengan jabatan Irjen TNI.

DENPASAR, IndonesiaSatu.co -- Kepemimpinan Kodam IX/Udayana beralih dari Mayor Jenderal TNI M. Setyo Sularso kepada Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko M.d.a. Sebelumnya, serah terima jabatan Pangdam IX/Udayana secara resmi telah dilaksanakan serah terima jabatan Pangdam IX/Udayana pada (4/5) di Markas Besar TNI Angakatan Darat Jakarta.

Mayor Jenderal TNI M. Setyo Sularso selanjutnya mendapat kepercayaan di Mabes TNI dengan jabatan Irjen TNI. Sedangkan Pangdam IX/Udayana yang baru sebelumnya menjabat sebagai Asisten Teritorial Kasad.

Pada Senin (9/5) malam, mulai pukul 19.00 acara pisah sambut Pangdam IX/Udayana dilaksanakan di Aula Makodam IX/Udayana yang dilanjutkan dengan pengantaran mantan Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI M Setyo Sularso untuk menyongsong penugasan yang baru di lingkungan Mabes TNI.

Sementara Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko,M.d.a. adalah abituren Akademi Militer 1987 kelahiran Banyumas, 16 Martet 1965. Riwayat pendidikan militer ayah dua anak ini meliputi, Akmil 1997, Sussarcab Kay 1987, Suslapa I/Kay 1994, Diklapa II/Kay 1998, Seskoad 2003 dan Command and Staf College 2004 serta pendidikan pengembangan spesialisasi antara lain; British Council English 1991, Sus Danyon 2003, Kibi AD 2003 dan Sus Dandim 2005.

Berbagai jabatan sudah pernah beliau pangku sesuai dengan arahan pembinaan karier dilingkungan TNI Angkatan Darat dapat beliau laksanakan dengan balk dan lancar sehingga pada gilirannya beliau berhasil menyandang pangkat sebagai Perwira Tinggi dan diberikan kepercayaan menduduki jabatan sebagai Kasdam III/Siliwangi 2011, Kasdam V/Brawijaya 2014, Aster Kasad 2014 dan scat ini sebagai Pangdam IX/Udayana.

Sebagai suatu prestasi dalam melaksanakan tugas beliau telah meraih beberapa tan jasa sebagai suatu penghargaan dari negara antara lain benupa Satya Lencana Kesetiaan Tahun, Satya Lencana Wira Karya, Satya Lencana Kesetiaan XVI Tahun, Satya Lencana Kesetiaan XXIV Tahun, Satya Lencana Santi Dharma, Medali PBB Untaes, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Jasa Utama dan Bintang Yudha Dharma Nararya.

Sedangkan untuk pengalaman penugasan Luar Negeri meliputi ; Jepang 1992, Amerika Serikat 1992, Swiss 1992, Inggris 1993, Bosnia 1999, Jepang 2000, Amerika Serikat 2004, Jepang 2006 dan Australia 2007.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutan malam temu pisah menjelaskan, Bali dan Nusra merupakan daerah basis pariwisata. Sebagai daerah pariwisata, keamanan dan kenyamanan menjadi sangat penting. Belum lagi banyak tamu-tamu negara VVIP.

"Seringkali kami, Kapaolda, Ketua Pengadilan, Pangdam, dan jajaran lainnya harus berkantor di bandara. Kita harus menyambut kedatangan tamu VVIP. Bayangkan saja kalau Bali tidak aman. Mau jadi apa pariwisata ini," ujarnya.

--Arnold Janssen

Komentar