SELEBRITI MBC Minta Maaf Resmi dan Capai Penyelesaian dengan Keluarga Almarhum Pembaca Berita Cuaca Oh Yoanna 15 Oct 2025 19:37
Lebih dari setahun setelah kematiannya, MBC akhirnya meminta maaf resmi kepada keluarga pembaca berita cuaca Oh Yoanna dan mencapai penyelesaian.
JAKARTA IndonesiaSatu.co – Sudah satu tahun satu bulan sejak mendiang pembaca berita cuaca Oh Yoanna, yang sempat mengangkat tuduhan perundungan di tempat kerja, meninggal dunia. Kini, MBC telah mengeluarkan permintaan maaf resmi dan mencapai penyelesaian dengan pihak keluarga.
Pada pukul 10 pagi tanggal 15 Oktober KST, konferensi pers dan upacara penandatanganan diadakan di markas besar MBC di Sangam-dong, Distrik Mapo, Seoul, yang dihadiri oleh Presiden MBC Ahn Hyung Joon dan keluarga mendiang Oh Yoanna.
Permintaan Maaf Presiden MBC
Presiden Ahn Hyung Joon menyatakan, “Pertama dan terutama, kami berdoa untuk ketenangan Oh Yoanna, yang meninggal di usia yang begitu muda. Saya menyampaikan belasungkawa terdalam dan permintaan maaf yang tulus kepada ibunda dan keluarga, yang telah menanggung kesedihan yang tak terbayangkan.”
Ia melanjutkan, “Kesepakatan hari ini juga mewakili komitmen MBC untuk memastikan bahwa insiden yang memilukan seperti ini tidak akan pernah terjadi lagi. Pada bulan April, kami mendirikan Kantor Baru untuk Pertumbuhan dan Kerja Sama Bersama untuk berfungsi sebagai saluran khusus untuk menangani keluhan dan konflik di antara freelancer dan semua individu yang bekerja dengan MBC. Kami juga telah menerapkan program pelatihan rutin untuk mencegah pelecehan di tempat kerja dan perlakuan tidak adil.”
“Sebagai lembaga penyiaran publik yang bertanggung jawab, MBC akan terus memupuk budaya saling menghormati dan welas asih sambil berjuang membangun tempat kerja yang lebih aman dan inklusif. Sekali lagi, kami berdoa untuk ketenangan abadi mendiang Oh Yoanna,” tutupnya.
Latar Belakang Kasus
Mendiang Oh Yoanna meninggal dunia pada 15 September 2023, di usia 28 tahun. Berita kematiannya mencuat sekitar tiga bulan kemudian, setelah itu pihak keluarga mengungkapkan surat wasiat, rekaman suara, dan pesan yang ditemukan di ponselnya, mengungkap detail yang menunjuk pada perundungan di tempat kerja.
Pada Desember 2023, keluarganya mengajukan gugatan ganti rugi sebesar 510 juta KRW (sekitar 370.000 USD) terhadap rekan sesama pembaca berita cuaca yang diidentifikasi sebagai A, yang diduga bertanggung jawab atas perundungan tersebut.
Pada Mei 2024, inspeksi ketenagakerjaan khusus oleh Kementerian Ketenagakerjaan dan Perburuhan menyimpulkan bahwa Oh Yoanna memang menderita pelecehan di tempat kerja. Namun, kementerian memutuskan bahwa ketentuan hukum Undang-Undang Pencegahan Pelecehan di Tempat Kerja tidak dapat diterapkan, karena ia diklasifikasikan sebagai kontributor freelancer dan bukan karyawan penuh waktu MBC.
Bulan lalu, pada peringatan satu tahun meninggalnya, ibunda Oh Yoanna melakukan aksi mogok makan di depan markas besar MBC, menuntut permintaan maaf resmi dan langkah-langkah pencegahan berulang. Menyusul kesepakatan tentatif antara MBC dan keluarga, aksi mogok tersebut diakhiri pada 5 Oktober, setelah berlangsung selama 27 hari.
--- Stella Josephine
Komentar