Breaking News

GAYA HIDUP Menjadi Pendengar yang Baik 22 Sep 2016 13:45

Article image
Kita harus menjadi pendengar yang baik bagi orang lain. (Foto: Ist)
Pendengar tidak saja menyaratkan posisi fisik tetapi sikap batin yang terarah pada orang lain.

Setiap orang pasti berjumpa dengan banyak tantangan dan masalah dalam hidupnya. Sebagai manusia yang lemah, ia pasti membutuhkan bantuan dari orang lain, untuk meringankan persoalan-persoalan dalam hidupnya itu. Kehadiran orang lain tentu saja membuat pribadi yang dirundung masalah tidak akan merasa sendirian.

Salah satu wujud dari kehadiran orang lain adalah menjadi pendengar yang baik. Pendengar bagi orang lain mudah diucapkan, tetapi sulit dilaksanakan. Pendengar tidak saja menyaratkan posisi fisik tetapi sikap batin yang terarah pada orang lain. Di bawah ini ada sikap atau karakter penting yang perlu diperhatikan  untuk menjadi pendengar yang baik.

Pertama, sikap menghargai orang lain. Orang dapat mendengarkan sesamanya jika ia menghargai orang yang dirundung masalah sebagai pribadi. Sikap menghargai ini berarti mengganggap setiap orang sederajat dan tidak pilih kasih. Ketika sikap ini dihayati, maka orang dapat menjadikan pribadi yang di depan dirinya sebagai subjek; sahabat seperjalanan; teman berbagi.

Kedua, sikap rendah hati. Orang yang rendah hati selalu membuka diri pada kehadiran yang lain. Rendah hati menghadirkan sikap keterbukaan kepada orang lain. Pribadi yang rendah hati tidak akan menghakimi orang yang dirundung masalah; tetapi hanya menjadikan dirinya sebagai sahabat berbagi. Ia percaya akan kemampuan sahabat yang dirundung masalah untuk bisa mengambil keputusan secara otonom dan bebas.

Ketiga, sikap mendengarkan. Ada perbedaan kata “mendengar” dan “mendengarkan.” Mendengar berarti terbatas pada sikap fisik, tetapi bukan persiapan hati. Dalam mendengar, ada kemungkinan orang memandang sepele persoalan  orang lain. Orang tersebut tidak melibatkan dirinya dalam masalah orang lain; tidak ada empati. Mendengarkan berarti orang menyerahkan seluruh dirinya kepada kehadiran orang lain. Ia memberikan sentuhan  kasih sayang, yang membuat orang yang dirundung masalah tidak merasa sendirian.

Demikian beberapa sikap menjadi pendengar yang baik. Tentu saja masih banyak sikap lain yang penting. Apapun sikap dan caranya, menjadi pendengar bagi yang lain dapat mendatangkan kebahagiaan bagi diri sendiri dan orang lain.

 

--- Redem Kono

Komentar