SELEBRITI Park Na Rae Bakal Jalani Pemeriksaan Polisi Ketiga Akhir Mei Ini 10 May 2026 19:13
Sang komedian menghadapi tuntutan berat terkait dugaan penganiayaan mantan manajer serta dugaan keterlibatan dalam praktik prosedur medis ilegal
JAKARTA IndonesiaSatu.co – Komedian populer Park Na Rae dijadwalkan akan kembali menjalani pemeriksaan intensif putaran ketiga oleh pihak kepolisian terkait rentetan tuduhan pelecehan di tempat kerja (workplace abuse) serta keterlibatan dalam prosedur medis ilegal.
Berdasarkan laporan media pada 10 Mei 2026, Kantor Polisi Seoul Gangnam berencana untuk memanggil kembali sang komedian guna mendalami beberapa dakwaan berlapis. Tuduhan tersebut meliputi penganiayaan berat (special injury), pencemaran nama baik, serta pelanggaran terhadap Undang-Undang Medis dan Undang-Undang Jaringan Informasi dan Komunikasi. Walau tanggal pasti pemeriksaan belum diputuskan, investigasi lanjutan ini merupakan buntut dari dua sesi interogasi terdahulu yang telah dilaksanakan pada Februari dan Maret tahun ini.
Kronologi Konflik: Tudingan Penganiayaan vs. Tuntutan Balik Extortion
Kasus hukum ini pertama kali pecah ke publik pada Desember tahun lalu, ketika beberapa mantan manajer yang pernah bekerja dengannya melayangkan gugatan hukum.
- Tuduhan Mantan Karyawan: Mantan manajer menuduh Park Na Rae melakukan perundungan di tempat kerja (workplace harassment) serta kekerasan fisik (physical abuse) yang menyebabkan tekanan mental dan fisik yang signifikan selama masa kerja mereka.
- Respons & Gugatan Balik: Park Na Rae membantah keras seluruh tuduhan tersebut. Sebagai langkah perlawanan, ia mengajukan gugatan balik (countersuit) terhadap para mantan manajernya atas tuduhan percobaan pemerasan (attempted extortion) dan penggelapan dalam jabatan (occupational embezzlement).
Setelah menjalani pemeriksaan perdana yang berlangsung maraton selama lebih dari tujuh jam awal tahun ini, Park Na Rae menyatakan, "Saya telah mengikuti investigasi dengan setia dan menjawab semua pertanyaan dengan jujur." Sementara pada pemeriksaan kedua, ia hanya berkomentar singkat kepada awak media, "Saya percaya kebenaran akan terungkap melalui penyelidikan. Saya minta maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran."
Skandal Medis: Dugaan Keterlibatan "Injection Aunt"
Di saat kasus dengan mantan manajernya belum selesai, Park Na Rae harus menghadapi penyelidikan simultan terkait dugaan menerima perawatan medis ilegal secara privat.
Muncul kecurigaan kuat bahwa ia menerima infus IV (IV drips) serta resep obat psikotropika dari seorang praktisi tanpa izin resmi, yang di dalam laporan media setempat dijuluki sebagai "Injection Aunt" (Bibi Suntik).
|
Sisi Pihak |
Argumen / Pernyataan |
|
Perwakilan Park Na Rae |
Mengklaim sang artis menggunakan layanan kunjungan rumah (house-call service) yang sah dan menerima suntikan nutrisi dari tenaga medis profesional berlisensi. |
|
Asosiasi Medis Korea |
Membantah keras klaim tersebut. Mereka menyatakan bahwa praktisi yang bersangkutan adalah lulusan dari "universitas hantu" (ghost university) fiktif dan tidak memegang izin praktik medis domestik yang valid. |
Menyusul adanya aduan resmi mengenai praktik medis ilegal tersebut, pihak kepolisian bergerak cepat dengan memeriksa sang praktisi, mengeluarkan perintah larangan bepergian ke luar negeri (travel ban), serta melakukan operasi penggeledahan dan penyitaan (search and seizure) di beberapa klinik yang terafiliasi dengan jaringan tersebut.
--- Stella Josephine
Komentar