Breaking News

EKONOMI Pemerintah Tegaskan Komitmen Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi yang Meningkat 06 May 2026 15:57

Article image
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Ist)
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang menunjukkan tren akselerasi.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai diterima Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (05/05/2026).

Pertemuan tersebut digelar menyusul capaian pertumbuhan ekonomi yang meningkat menjadi 5,61 persen, naik dari 5,39 persen pada periode sebelumnya.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut kenaikan tersebut menjadi sinyal positif bahwa perekonomian nasional mulai bergerak ke arah ekspansi yang lebih kuat.

“Angka pertumbuhan ekonomi tadi yang keluar hari ini 5,61, itu kita diskusikan dengan Bapak Presiden bahwa kita memang sudah bisa membalik arah ekonomi. Dulu kan sebelumnya 5,39 sekarang 5,61 dibanding sebelum-sebelumnya lima atau di bawah lima sedikit. Jadi ekonomi kita sedang mengalami akselerasi,” ujar Purbaya dalam keterangannya.

Ia menambahkan, pemerintah akan terus menjaga momentum pertumbuhan tersebut melalui berbagai kebijakan strategis, termasuk penguatan koordinasi dengan bank sentral dalam menjaga likuiditas serta penambahan stimulus ekonomi pada kuartal berikutnya.

“Jelas ekonomi sedang menuju pertumbuhan yang lebih cepat dan akan kita jaga untuk triwulan kedua dengan berbagai kebijakan, koordinasi dengan Bank Sentral juga menjaga kondisi likuiditas dan juga kita akan memberikan stimulus tambahan ke perekonomian yang tidak lama lagi akan diumumkan, mungkin 1 Juni akan mulai jalan,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan langkah untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah melalui diversifikasi sumber pembiayaan. Salah satunya dengan rencana penerbitan obligasi dalam bentuk Panda Bonds di Tiongkok dengan tingkat bunga yang lebih kompetitif.

“Untuk memperkuat nilai tukar, kami juga akan menerbitkan bonds, dalam Panda bonds di Cina dengan bunga yang lebih rendah sehingga kita tidak tergantung terlalu banyak ke dolar lagi. Jadi diversifikasi kita akan lebih baik lagi ke depan,” kata Purbaya.

Pemerintah menilai langkah-langkah tersebut penting untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong ekspansi ekonomi berkelanjutan di tengah ketidakpastian global. Indonesia diharapkan dapat terus mempertahankan momentum pertumbuhan sebagai dasar penguatan ekonomi nasional ke depan.

--- Redem Kono

Komentar