EKONOMI Presiden Prabowo Beri Sapaan Hangat untuk Tomy Winata pada Peresmian Proyek Geotermal 30 Jun 2025 19:18
KARAWANG, IndonesiaSatu.co – Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara peresmian groundbreakin Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi di Kawasan Artha Industrial Hills (AIH), Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/6).
Acara ini merupakan kolaborasi antara PT Aneka Tambang (ANTAM), Indonesia Battery Corporation (IBC), serta konsorsium CATL–Brunp–Lygend (CBL), sebagai bagian dari upaya hilirisasi industri energi nasional.
Acara ini menandai tonggak penting dalam hilirisasi energi nasional: membangun ekosistem industri baterai dari hulu–hilir. Prabowo secara khusus menyebut acara ini bersejarah dan strategis sehingga ia hadir langsung, meskipun biasanya ia jarang menghadiri groundbreaking proyek.
Dalam sambutannya, Prabowo sempat terhenti ketika mengenali sosok Tomy Winata, pemilik Grup Artha Graha yang hadir sebagai undangan.
“TW (Tomy Winata-red) ada di sini, muka?familiar, jadi harus saya sapa juga," ucap Presiden.
Seketika pengusaha Tomy Winata kemudian berdiri dan menelungkupkan tangan sebagai tanda menghormati. Setelah itu, Prabowo kembali melanjutkan daftar tolerensi kehadiran undangan lain.
Menariknya, Presiden Prabowo sendiri menyatakan bahwa biasanya ia hanya menyapa menteri, kepala daerah, dan tokoh swasta tertentu. Kehadiran Tomy di lokasi acara pada akhirnya menjadi sorotan karena wajahnya yang familiar, memicu sapaan spontan dari Presiden.
Momen Presiden Prabowo menyapa Tomy Winata saat peresmian proyek geotermal tidak hanya menarik dari sisi protokoler, tetapi juga menunjukkan kehadiran kuat sektor swasta dalam percepatan hilirisasi energi nasional.
Sapaan tersebut mencerminkan apresiasi dan pengakuan terhadap peran pengusaha besar dalam mewujudkan ekosistem industri strategis.
Untuk diketahui, peran Tomy Winata dalam ekosistem industri nasional patut diapresiasi. Maka kehadiran Tomy Winata menegaskan keterlibatan pelaku swasta besar dalam sinergi energi dan hilirisasi sumber daya.
Sebelumnya, Tomy sempat ikut berdiskusi strategis dengan Presiden dan investor asing—membicarakan penciptaan lapangan kerja hingga peran sovereign wealth fund (Danantara).***
--- Sandy Javia
Komentar