INFRASTRUKTUR Prihatin Jalan Desa Tak Tersentuh APBD II, 4 Desa di Wolowaru-Ende Gelar Rapat Bersama Bahas Kebutuhan Proposal Peningkatan Pembangunan Jalan Desa 26 Nov 2025 13:31
"Diharapkan agar kehadiran 4 Kepala Desa dan segenap anggota forum ini, bisa melahirkan kesepakatan bersama dalam Proposal nanti," harap Kades Oliva.
ENDE, IndonesiaSatu.co-- Empat Desa di wilayah Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar Rapat bersama guna membahas Kebutuhan Proposal Peningkatan Pembangunan Jalan Desa yang hingga kini dinilai masih dengan kondisi memprihatinkan.
Rapat yang diinisiasi oleh Kepala Desa Liselowobora, Maria Oliva Seti tersebut dilaksanakan di ruang rapat Desa Liselowobora, Rabu (26/11/2025).
Hadir dalam Rapat bersama tersebut Kepala Desa Lisedetu, Silvester Joni; Kepala Desa Liselowobora, Maria Olivia Seti; Kepala Desa Likanaka, Aloysius Woda; Kepala Desa Niramesi, Elyas Paulus Wangge, para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta para perwakilan masyarakat dari keempat Desa.
Keprihatinan dan Kebutuhan
Dalam arahan pembuka, Kades Liselowobora, Maria Oliva Seti, mengatakan bahwa inisiatif untuk menggelar Rapat Bersama keempat Desa tersebut berangkat dari kondisi infrastruktur jalan yang hingga kini masih memprihatinkan, juga berangkat dari keluhan dan kebutuhan masyarakat dari empat wilayah Desa.
"Rapat bersama ini tentu lahir dari keprihatinan, kerinduan dan harapan terhadap akses infrastruktur jalan di 4 wilayah Desa. Diharapkan agar Rapat ini bisa membuka ruang dialog, menyatukan ide bersama, hingga pada akhirnya bisa menghasilkan kesepakatan bersama yang akan dituangkan dalam bentuk Proposal," kata Kades Oliva.
Kades Oliva menyinggung, di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari Pusat hingga ke Daerah bahkan hingga ke tingkat Desa, maka akan semakin sulit anggaran Desa (yang semakin kecil) dialokasikan untuk pembangunan jalan Desa.
"Diharapkan agar kehadiran 4 Kepala Desa dan segenap anggota forum ini, bisa melahirkan kesepakatan bersama dalam Proposal nanti," harap Kades Oliva.
Apresiasi dan dukungan disampaikan tiga Kepala Desa.
"Terima kasih Ibu Kades Liselowobora atas inisiatif positif sehingga terjadi forum bersama ini. Di tengah efisiensi anggaran yang tentu sangat sulit, maka forum ini menjadi kekuatan dan perjuangan kita bersama atas nama kebutuhan masyarakat di 4 Desa ini," kata Kades Lisedetu, Silvester Joni.
Dukungan serupa disampaikan Kades Likanaka, Aloysius Woda.
"Forum ini sangat positif untuk menjawabi keluhan dan kebutuhan masyarakat terkait akses jalan desa, yang selama ini sangat minim bahkan hampir tidak pernah tersentuh oleh APBD II, bahkan melalui pos Pides/Pikel," kata Kades Aloysius.
Sementara Kades Niramesi, Elyas Paulus Wangge, menambahkan bahwa forum rapat bersama tersebut merupakan kolaborasi yang baik dari 4 Desa untuk bersama-sama berjuang demi kepentingan masyarakat.
"Apresiasi untuk forum ini. Dengan duduk bersama dan menyatukan harapan kita bersama, maka tentu nanti akan tertuang dalam desain RAB Proposal. Kita perlu petakan titik-titik prioritas yang akan kita perjuangkan bersama," kata Kades Elyas.
Ruang Dialog
Dalam sesi dialog, beberapa tokoh masyarakat mengutarakan berbagai hal, baik berupa dukungan, harapan, maupun hal-hal teknis terkait dengan kondisi riil di masyarakat.
Dinamika forum dialog merujuk pada hal-hal seperti desain RAB (dikondisikan dengan jalur akses yang berbeda-beda), teknis usulan pembangunan (hotmix atau rabat beton), juga prioritas jalur yang akan diusulkan dalam Proposal nanti.
Usai mendengar usulan, masukan dan tanggapan peserta forum, keempat Kepala sepakat bahwa desain Proposal diupayakan selesai pada akhir bulan November atau pertengahan bulan Desember 2025, sehingga jika usulan Peningkatan Pembangunan Jalan Desa terjawab dan direalisasikan baik di tingkat Kabupaten maupun Provinsi, maka akan menjadi kado Natal 2025 untuk masyarakat di 4 wilayah Desa.
Adapun jalur prioritas yang akan diusulkan yakni pertigaan dari Desa Lisedetu menuju Desa Liselowobora, selanjutnya menuju Desa Likanaka dan Desa Niramesi.
Menutup sesi Dialog dan rapat bersama, Kades Oliva berharap dukungan berbagai pihak agar apa yang nanti diperjuangkan bersama dapat terjawab dan terealisasi.
"Dengan ruang duduk bersama seperti ini, itu berarti kami tidak bisa berjuang dan berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat dan berbagai pihak di Desa. Inilah energi positif dan kekuatan kita bersama ke depan," tutup Kades Liselowobora dua periode itu.
--- Guche Montero
Komentar