INTERNASIONAL Respon AS Tangkap Presiden Maduro, Paus Leo XIV: Rakyat Venezuela Harus Diutamakan 04 Jan 2026 21:22
Maduro akan menghadapi dakwaan di pengadilan federal AS di Manhattan atas tuduhan narkoterorisme.
VATIKAN, IndonesiaSatu.co-- Paus Leo XIV menegaskan bahwa kesejahteraan rakyat Venezuela tetap harus menjadi prioritas utama setelah Presiden Nicolas Maduro ditangkap Amerika Serikat (AS).
Sri Paus juga menekankan bahwa kedaulatan Venezuela harus tetap dijamin.
Hal tersebut disampaikan Paus Leo dalam pidatonya setelah doa Angelus di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Minggu (4/1/2026).
"Kesejahteraan rakyat Venezuela yang terkasih harus diutamakan di atas segala pertimbangan lainnya," kata Paus Leo, melansir AFP.
Paus pertama asal Amerika Serikat itu mengatakan bahwa hal itu harus menjadi dasar untuk mengakhiri kekerasan dan menempuh jalan keadilan serta perdamaian. Paus juga menekankan pentingnya menjaga kedaulatan negara, menegakkan hukum sesuai konstitusi, serta menghormati hak asasi manusia dan hak sipil setiap orang.
Selain itu, Paus Leo mengajak semua pihak untuk bekerja sama membangun masa depan yang damai, penuh kerja sama, stabilitas, dan keharmonisan, dengan perhatian khusus kepada masyarakat miskin yang paling menderita akibat kondisi ekonomi yang sulit.
Sebelumnya, AS melancarkan serangan militer dan menculik Presiden Venezuela, Nicolas Maduro di kediamannya di Caracas. Ini merupakan puncak agresi Presiden AS, Donald Trump ke Venezuela sejak periode pertama ia memimpin.
Penangkapan Maduro sendiri menambah panjang daftar pemimpin negara yang ditangkap oleh AS.
Sebelumnya, AS sudah menangkap paksa pemimpin Panama, Manuel Noriega; Presiden Irak, Saddam Husein; hingga Presiden Honduras, Juan Orlando Hernandez.
Maduro dan istrinya, Cilia Flores, diseret keluar dari kamar tidur mereka oleh pasukan AS. Keduanya ditangkap tengah malam saat sedang tidur.
Penangkapan dan penggerebekan Maduro serta ibu negara Venezuela dilakukan oleh Delta Force, satuan elite Angkatan Darat AS.
Menurut Presiden Trump, Maduro ditangkap dalam sebuah rumah yang diklaimnya mirip benteng.
Trump mengatakan rencana awal adalah menangkap Maduro pada awal pekan ini, tetapi pasukan AS harus menunggu kondisi cuaca yang tepat.
Dalam sebuah wawancara dengan "Fox & Friends Weekend", Trump menjelaskan Maduro berada di sebuah rumah yang "sangat dijaga ketat" saat hendak ditangkap.
Maduro dan istrinya dibawa dengan helikopter ke USS Iwo Jima, yang kemudian dibawa ke New York.
Maduro lalu dibawa ke pusat tahanan Brooklyn, New York menggunakan kendaraan khusus setelah tiba di Manhattan dari pangkalan udara nasional Stewart menggunakan helikopter.
Maduro akan menghadapi dakwaan di pengadilan federal AS di Manhattan atas tuduhan narkoterorisme.
--- Guche Montero
Komentar