PENDIDIKAN SDK Wololele B Gelar Review dan Revisi KSP, Kadis Mensi Tiwe Tekankan Pemahaman Konsep dan Eksplorasi Kompetensi Terintegrasi dalam Pembelajaran Mendalam 09 Sep 2025 12:06
"Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) tidak dimaksudkan sebagai pengganti Kurikulum Merdeka, melainkan sebagai pendekatan pembelajaran baru yang dapat diterapkan di dalam Kurikulum yang ada, dengan menekankan aspek pemahaman konsep dan eksplorasi kompetensi
ENDE, IndonesiaSatu.co-- Lembaga Pendidikan Sekolah Dasar (SD) Katolik Wololele B di Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (8/9/2025) mengadakan kegiatan Review Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) dan Advokasi Penguatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan Pramuka serta Eskul untuk mendukung 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) tingkat SDK Wololele B, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende.
Kegiatan tersebut didampingi langsung oleh Pengawas Pembina Pendidikan Dasar (Dikdas), Maria Magdalena Tea, S.Pd.SD, bersama Kepala Sekolah, para Guru dan tenaga kependidikan, perwakilan Komite sekolah, perwakilan orang tua, serta perwakilan para siswa.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Mathildis Mensi Tiwe, S.E., M.Si.Akt, dalam keterangannya kepada media ini memberi apresiasi kepada Lembaga pendidikan SDK Wololele B dan Pengawas Pembina Pendidikan Dasar dan Menengah, yang terus berkomitmen menata, mengevaluasi dan mengintegrasikan kurikulum pendidikan dengan Pembelajaran Mendalam.
"Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) tidak dimaksudkan sebagai pengganti Kurikulum Merdeka, melainkan sebagai pendekatan pembelajaran baru yang dapat diterapkan di dalam Kurikulum yang ada, dengan menekankan aspek pemahaman konsep dan eksplorasi kompetensi," kata Kadis Mensi.
Kadis Mensi menyinggung, menurut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Muti, pendekatan pembelajaran dalam KSP dapat tercapai melalui 3 elemen utama, yakni:
Pertama, Meaningful Learning.
Pada pendekatan ini, siswa dapat memaknai hal-hal yang sedang ia pelajari. Sementara guru membantu siswa mengaitkan konsep baru yang akan diajarkan dengan konsep-konsep yang sebelumnya sudah mereka pahami.
Kedua, Mindful Learning.
Lewat pendekatan ini, siswa dapat menjadi agen aktif yang secara sadar berniat untuk mengembangkan pemahaman dan kompetensinya.
Selain itu, siswa diajak untuk senantiasa sadar akan proses pembelajaran yang sedang ia jalani.
Kesadaran ini terdiri dari beberapa aspek, yakni:
1). Kesadaran akan hal-hal yang sudah ia pahami atau kuasai sebelumnya.
2). Kesadaran akan hal-hal yang belum ia pahami atau kuasai.
3). Kesadaran akan pentingnya pemahaman atau penguasaan kompetensi dari apa yang sedang ia pelajari.
4). Kesadaran akan alur proses pembelajaran yang sedang ia jalani demi tercapainya pemahaman atau kompetensi yang ingin ia capai.
5). Kesadaran akan kemajuan pemahaman atau kompetensi setelah merefleksikan proses pembelajaran yang telah ia lewati.
6). Kesadaran akan hal-hal yang masih dapat dieksplorasi lebih lanjut dalam proses pembelajaran berikutnya. Dengan demikian, siswa dituntun untuk menjadi agen aktif yang bertanggungjawab atas proses pembelajarannya sendiri.
"Siswa dapat memahami kekuatan dan kelemahan mereka masing-masing serta memiliki target yang lebih jelas untuk pembelajaran berikutnya," kata Kadis Mensi.
Ketiga, Joyful Learning.
Pendekatan ini menekankan pentingnya menciptakan suasana belajar yang positif agar siswa dapat menikmati setiap bagian dari proses pembelajaran.
Kadis Mensi menekankan bahwa hal itu penting untuk mendorong anak-anak agar lebih terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan menikmati pengalaman belajarnya, terlebih jika dipadukan dengan aspek meaningful dan mindful leaning.
Kadis Mensi berharap, siswa dapat memiliki motivasi yang tumbuh dari dalam diri untuk belajar, dan akhirnya menjadi pembelajar sepanjang hayat.
"Mari kita saling berbagi pengalaman, belajar bersama, dan pada akhirnya memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan dan mampu beradaptasi dengan tuntutan Abad ke-21, terutama memberikan vibrasi positif bagi dunia pendidikan di kabupaten Ende yang kita cintai ini," harap Kadis Mensi.
--- Guche Montero
Komentar