Breaking News

PENDIDIKAN Sekolah Tinggi Ledalero Resmi Berubah Nama dan Logo 16 Sep 2022 09:51

Article image
Perubahan Nama dan Logo Lembaga Pendidikan Tinggi Ledalero. (Foto: Kolase/sf)
"Kedua program studi baru ini akan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya generasi muda NTT yang merupakan salah satu daerah asal dari para korban human trafficking," kata Rektor Otto Gusti.

MAUMERE, IndonesiaSatu.co-- Sekolah Tinggi Filsafat Katolik (STFK ) Ledalero resmi berubah nama menjadi Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero, juga perubahan Logo.

Perubahan Nama dan Logo tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor: 439/E/O/2022, yang dikeluarkan pada tanggal 16 Juni 2022 lalu.

Perubahan Nama dan Logo IFTK Ledalero ini resmi diluncurkan (launching) pada Rabu (14/9/2022) oleh Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Dikti Ristek), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Dr. Lukman, S.T., M.Hum, yang berlangsung di Auditorium St. Thomas Aquinas Ledalero.

Rektor IFTK Ledalero, Dr. Otto Gusti Ndegong Madung, dalam sambutannya mengatakan bahwa hingga saat ini STFK Ledalero dikenal sebagai lembaga Pendidikan Tinggi yang sangat bermutu di NTT. Namun, kontribusinya terbatas pada bidang Filsafat dan Teologi.

Sebelumnya, STFK Ledalero menyelenggarakan tiga program studi yakni S1 Filsafat, S1 Pendidikan Keagamaan Katolik (PKK), dan S2 Teologi.

Kini, dengan berubah nama menjadi IFTK, Ledalero membuka dua program studi baru, yakni S1 Kewirausahaan dan S1 Desain Komunikasi Visual (DKV).

"Kedua program studi baru ini akan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya generasi muda NTT yang merupakan salah satu daerah asal dari para korban human trafficking. Lebih jauh, kontribusi ini juga adalah untuk mempersiapkan para tenaga kerja asal NTT untuk berkompetisi secara kualitatif di bursa pasar kerja baik pada tingkat nasional maupun internasional," kata Otto Gusti.

Rektor Otto Gusti Menerangkan, perubahan menjadi IFTK Ledalero adalah salah satu ikhtiar untuk memperluas kontribusi kongregasi Serikat Sabda Allah (SVD) sebagai pemilik lembaga pendidikan tinggi ini dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), secara khusus di NTT yang terkenal sebagai wilayah terbelakang dalam bidang pendidikan, dan Indonesia pada umumnya.

Dengan dibukanya dua program studi baru, jumlah mahasiswa IFTK Ledalero bertambah banyak dalam tahun ajaran baru menjadi 1500 orang, dengan rincian per program studi: Filsafat (1128 orang), PKK

(152 orang), DKV (48 orang), Kewirausahaan (33 Orang), dan Magister Teologi Kontekstual (125 orang).

Sementara itu, IFTK Ledalero juga tengah mempersiapkan gedung perkuliahan baru tiga lantai yang berlokasi di kompleks Candraditya, Kota Maumere.

Sedianya, gedung baru akan digunakan mulai semester genap nanti. Di lokasi yang sama, pemerintah melalui Kementerian PUPR pun sedang membangun gedung dengan ukuran sama untuk kepentingan pengembangan IFTK Ledalero.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

--- Guche Montero

Komentar