PENDIDIKAN Siapkan Generasi Emas Pendidikan Ngada, LPMAI STIPER Flores Bajawa Kolaborasi Gelar Expo Pendidikan 04 Mar 2025 14:46
“Tentu sesuai visi awal kehadiran institusi pendidikan tinggi di tanah Ngada, STIPER Flores Bajawa akan terus berkomitmen demi SDM Pertanian Unggul. Itulah harapan kita, untuk melahirkan sumber daya-sumber daya unggul di sektor pertanian; yang di dalamny
BAJAWA, IndonesiaSatu.co-- Lembaga Penjamin Mutu dan Audit Internal (LPMAI) Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa (STIPER FB) dalam kolaborasi dengan Unika Indonesia Santo Paulus Ruteng, SMA Swasta Katolik Regina Pacis Bajawa, dan Seminari St. Yohanes Berkhmans Todabelu Mataloko, menginisiasi penyelenggaraan Expo Pendidikan 2025 berpusat di Taman Kartini, Kota Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), sejak Sabtu-Minggu (1-2/3/2025).
Kepala LPMAI STIPER-FB, RD. Dr. Rofinus Neto Wuli, S. Fil., M. Si (Han) menyatakan bahwa dengan penuh sukacita mengapresiasi dan mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan edukatif tersebut.
“Sungguh suatu momentum penuh berkat, momentum bersejarah di Kota Bajawa atas kegiatan Expo Pendidikan, berkat kolaborasi STIPER Flores Bajawa dan Unika Indonesia Santo Paulus Ruteng. Kegiatan ini tentu bermaksud untuk meningkatkan spirit dalam pendidikan, terutama untuk generasi masa depan bangsa dan Negara,” ungkap Romo Roni dalam interview yang ditayangkan TribunFlores.com
Disinggung mengenai keterlibatan segenap satuan pendidikan jenjang SMA/SMK se-Kabupaten Ngada dalam kegiatan tersebut, Romo Roni mengaku menaruh harapan besar kepada generasi milenial yang tengah menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK.
“Sebagai Kepala LPMAI STIPER Flores Bajawa yang bergerak pada ranah penjaminan mutu pendidikan, saya sungguh menaruh harapan besar kepada generasi penerus sembari mengajak untuk merebut peluang dan memanfaat kesempatan Expo Pendidikan untuk meningkatkan tiga ranah pendidikan,” kata salah satu tokoh pendidikan dan intelektual itu.
Tiga ranah pendidikan yang dimaksudkan Romo Roni yakni pertama, knowledge atau pengetehuan, ilmu pengetahuan.
Aspek kedua yakni attitude atau kepribadian, sikap, perilaku hingga values atau nilai-nilai kehidupan dilandasi spirit pendidikan.
Sedangkan aspek ketiga yakni skill atau keterampilan/psikomotorik.
“Itulah tiga ranah fundamental dari pendidikan yang diharapkan dapat diperoleh oleg generasi kita melalui kegiatan Expo Pendidikan ini,” terang Romo Roni.
Selain nuansa edukatif, kegiatan tersebut juga diisi dengan acara-acara bernuansa kesenian dan budaya melalui sejumlah penampilan dan atraksi.
“Inilah kerja-kerja kolaboratif yang tentu tidak hanya mencakup aspek pendidikan formal, tetapi juga aspek non-formal dan informal. Itulah dimensi humanistik, aspek humaniora yang juga kita kedepankan dari kegiatan ini. Aspek kemanusiaan yang utuh yang menyeluruh yang hendaknya dimiliki oleh para peserta Expo ini,” terang Romo Roni.
Romo Roni menyatakan komitmen untuk terus menjadikan STIPER Flores Bajawa sebagai institusi pendidikan tinggi yang menyiapkan SDM Pertanian Unggul.
“Tentu sesuai visi awal kehadiran institusi pendidikan tinggi di tanah Ngada, STIPER Flores Bajawa akan terus berkomitmen demi SDM Pertanian Unggul. Itulah harapan kita, untuk melahirkan sumber daya-sumber daya unggul di sektor pertanian; yang di dalamnya ada sektor peternakan, ada agroteknologi, agribisnis, bioter, nutrisi, dan teknologi pakan ternak. Itulah yang menjadi harapan ke depan bahwa STIPER Flores Bajawa akan menghadirkan SDM Pertanian Unggul,” komit Romo Roni.
Sementara itu, Ketua Panitia Expo Pendidikan, Dr. Nicolaus Noywuli, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan wawasan kepada masyarakat mengenai pilihan pendidikan berkualitas di Ngada.
Ia berharap event Expo ini dapat menjadi program tahunan dengan skala yang lebih besar. "Kita ingin memberi tahu kepada publik bahwa pendidikan adalah kebutuhan. Expo ini adalah expo perdana. Masing-masing sekolah bisa mempromosikan keunggulan mereka," ujar Dr. Nicolaus, yang juga merupakan Ketua Stiper Flores Bajawa.
Ketua DPRD Ngada, Romi Juji, menyambut baik inisiatif ini dan menilai expo pendidikan sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan generasi emas 2045.
Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan masa depan daerah.
"Dengan adanya kegiatan Expo ini, para orang tua dan masyarakat diedukasi bahwa kita memiliki sekolah dan perguruan tinggi berkualitas yang siap mencetak generasi muda berdaya saing," katanya.
Sebanyak 17 sekolah dari Kabupaten Ngada dan Nagekeo turut serta dalam event Expo Pendidikan ini dengan memperkenalkan program unggulan mereka kepada masyarakat. Selain pameran pendidikan, acara ini juga dimeriahkan dengan pertunjukkan budaya, lomba kesenian, dan bazar UMKM.
--- Guche Montero
Komentar