NASIONAL Terowongan Silaturahim Penghubung Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral Dibuka Khusus untuk Perayaan Natal 2025 25 Dec 2025 09:18
Terowongan silaturahim ini menghubungkan umat yang parkir di rubanah atau basement Masjid Istiqlal untuk menuju ke Gereja Katedral.
JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Terowongan Silaturahim yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral, Jakarta, dibuka khusus untuk rangkaian perayaan Natal 2025.
Kepala Humas Keuskupan Agung Jakarta dan Gereja Katedral, Susyana Suwadie, mengatakan bahwa terowongan dibuka karena diperkirakan akan ada banyak kendaraan umat yang datang merayakan misa Natal.
Terowongan silaturahim ini menghubungkan umat yang parkir di rubanah atau basement Masjid Istiqlal untuk menuju ke Gereja Katedral.
"Saat ini karena sudah jadi bassement yang kapasitasnya cukup banyak, hampir 700 sampai 800 mobil, dan kemudian didukung lagi dengan adanya terowongan yang menghubungkan antara Istiqlal dan Katedral, itu sungguh sangat membantu kami," ujar Susyana, Rabu (24/12/2025).
"Contohnya pada hari ini (malam Natal) dan juga besok, itu dibuka terowongan dari pagi hingga malam. Hap ini untuk membantu bagaimana umat bisa parkir di Masjid Istiqlal dengan aman dan nyaman, juga untuk menyeberang sehingga bisa mencapai Katedral dan mengikuti misa," lanjutnya.
Susyana mengatakan, terowongan itu belum dibuka untuk umum, hanya dikhususkan untuk rangkaian Natal 2025.
Namun Susyana mengatakan terowongan tersebut tetap bisa dikunjungi untuk umum setelah Standar Operasional Prosedur (SOP) sudah tersusun.
"Dengan memberikan surat untuk bisa komunitas, misalnya untuk berkunjung ke terowongan, itu bisa. Sambil menunggu kami menyusun SOP, sehingga kalau SOP itu sudah tersusun dengan final, kami bisa membuka untuk umum," ujarnya.
Terowongan Silaturahmi dibangun pada masa pemerintahan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) pada tahujb2020 dan rampung pengerjaannya pada 2021.
Terowongan tersebut dibangun dengan panjang 34 meter, lebar 5 meter, dan tinggi 8 meter, dengan anggaran sebesar Rp 39 miliar.
Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan pembukaan Terowongan Silaturahim tersebut pada 12 Desember 2024 lalu.
--- Guche Montero
Komentar