INTERNASIONAL Vatikan Siap Buka Arsip Rahasia Paus Pius XII 04 Mar 2019 23:51
Menurut Paus Fransiskus, Paus Pius XII telah berupaya menjaga “api kemanusiaan” tetap menyala sekecil apapun di tengah kegelapan dan kekejaman paling mengerikan dalam sejarah umat manusia saat itu.
KOTA VATIKAN, IndonesiaSatu.co – Paus Fransiskus menyatakan akan membuka arsip rahasia Vatikan terkait isu kontroversial tentang Paus Pius XII di masa Perang Dunia II.
Seperti dilansir Spiegel Online/spiegel.de, Senin (4/3/2019), hal itu diungkapkan Paus Fransiskus dalam audiensi dengan para staf yang menangani dokumen arsip tersebut, Senin pagi waktu setempat.
Diberitakan, rangkaian arsip tersebut akan dibuka untuk kepentingan penelitian pada Maret 2020.
Paus Pius XII yang memimpin umat Katolik sedunia dari tahun 1939 hingga ajalnya pada tahun 1958 dituding terutama oleh kalangan Yahudi telah mendiamkan kekejaman Nazi Jerman di bawah kepemimpinan Adolf Hitler.
Ia dinilai tidak secara jelas dan tegas menentang salah satu tragedi kemanusiaan terbesar, yakni pembantaian terhadap lebih dari enam juta orang Yahudi yang dikenal sebagai peristiwa holocaust itu.
“Gereja (Katolik Roma) tidak takut terhadap sejarah, sebaliknya sejarah selalu dianggap penting dan dicintai,” ungkap Paus Fransiskus seperti dikutip dari spiegel.de, Senin (4/3/2019).
Paus Fransiskus menambahkan, tujuan dibukanya arsip tersebut agar dilakukan penelitian dan penyelidikan secara “serius dan obyektif” tentang hal apapun terkait isu dan tudingan kontroversial seputar Paus Pius XII.
Paus kelahiran Argentina itu mengharapkan, hasil penelitian kelak mendorong semua pihak untuk dapat melihat dan mengukur secara seimbang karya-karya besar maupun kondisi-kondisi paling sulit yang dialami oleh Paus Pius XII.
Menurut Paus Fransiskus, Paus Pius XII telah berupaya menjaga “api kemanusiaan” tetap menyala sekecil apapun di tengah kegelapan dan kekejaman paling mengerikan dalam sejarah umat manusia saat itu.
Alasan lain dibukanya arsip rahasia tersebut adalah peringatan 80 tahun terpilihnya Paus Pius XII pada 2 Maret 1939.
--- Rikard Mosa Dhae