KEUANGAN BNI Salurkan Pembiayaan Rp66 Triliun untuk Dukung Koperasi Desa Merah Putih 27 Jan 2026 14:23
JAKARTA, IndonesiaSatu.co — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menyalurkan pembiayaan sebesar Rp66 triliun untuk mendukung pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang mendapat penugasan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan, penyaluran kredit tersebut merupakan bagian dari penugasan yang diterima BNI pada 2025 untuk mendukung program strategis pemerintah.
“Pada 2025 kami mendapatkan penugasan untuk mendukung Koperasi Desa Merah Putih melalui Agrinas Pangan. BNI menyalurkan kredit kurang lebih Rp66 triliun kepada Agrinas Pangan, yang berasal dari Dana Pihak Ketiga (DPK) masyarakat,” ujar Putrama dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Senin (26/1/2026).
Putrama menambahkan, suku bunga kredit yang dikenakan atas pembiayaan tersebut dibatasi maksimal 6%.
Ke depan, pada 2026, BNI menyatakan tetap berkomitmen mendukung program hilirisasi pemerintah. Untuk menjaga ruang ekspansi pembiayaan, perseroan menargetkan rasio loan to deposit ratio (LDR) tetap berada di bawah 90%.
“Oleh sebab itu kami jaga LDR di bawah 90%, tepatnya di BNI 88%, untuk memberikan kelonggaran ekspansi pada 2026 dalam mendukung program pemerintah,” kata Putrama.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pemerintah akan merevisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 Tahun 2025 yang mengatur mekanisme penyaluran pinjaman untuk Koperasi Desa Merah Putih.
Revisi beleid tersebut akan mengatur skema pencairan pinjaman koperasi desa oleh Agrinas Pangan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Pemerintah juga memberikan jaminan pembayaran cicilan kepada Himbara sebesar Rp40 triliun per tahun selama enam tahun ke depan.
“Kami sudah memberi syarat jaminan ke Himbara bahwa utang itu akan diganti oleh kami. Jadi, Himbara tidak perlu khawatir dan perbankannya tidak akan terganggu. Risikonya tidak bertambah karena dijamin oleh pemerintah,” ujar Purbaya, dikutip dari Antara, (16/11/2025). ***
--- Sandy Javia
Komentar