REGIONAL Buka Pameran "NTT BaGaYa" 2025: Gubernur Melki Laka Lena: Jadikan Ini Momentum ini Refleksi, Evaluasi dan Kolaborasi 14 Aug 2025 08:30
Gubernur Melki mendorong sinergitas tujuh pilar pembangunan yang mengarah pada NTT Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan.
KUPANG, IndonesiaSatu.co-- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi membuka Pameran Pembangunan dan Kirab Budaya “NTT BaGaYa” 2025 yang berlangsung di halaman depan Hotel Harper Kupang, Senin (11/8/2025).
Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka menegaskan bahwa acara tersebut menjadi ajang untuk mempromosikan potensi daerah, melestarikan budaya, serta mendorong sinergi lintas sektor demi percepatan pembangunan NTT menuju Indonesia Emas 2045.
"Pameran ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan ajang refleksi, evaluasi, dan kolaborasi. Kegiatan ini adalah wadah untuk menyampaikan capaian pembangunan, mempromosikan potensi daerah, dan menguatkan budaya sebagai identitas NTT. Ini adalah ruang kita bersama untuk berpikir, berkolaborasi, dan bergerak,” kata Gubernur Melki.
Menyinggung semangat “NTT BaGaYa-- Bangun Generasi, Angkat Kreativitas, Yakin Berkarya,” Gubernur Melki mendorong sinergitas tujuh pilar pembangunan yang mengarah pada NTT Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan.
Gubernur Melki menekankan bahwa membangun generasi merupakan fondasi utama, dengan penekanan pada pendidikan dan kesehatan yang merata.
Menurutnya, kreativitas lokal perlu diangkat melalui inovasi berbasis budaya dan ekonomi daerah yang khas.
" Dengan keyakinan untuk berkarya berarti kita optimis, gotong royong, dan bekerja dengan tata kelola yang bersih serta profesional. Dari Sumba sampai Alor, dari Flores sampai Timor, kekayaan identitas kita harus dijaga dan diwariskan,” ungkapnya dengan lantang.
Motor Penggerak Ekonomi NTT
Gubernur Melki menegaskan bahwa kegiatan tersebut harus dijadikan motor penggerak ekonomi baru di NTT sesuai komitmen pemerintah yang sedang fokus pada hilirisasi komoditas non-tambang, penguatan UMKM, dan pengembangan wirausaha lokal.
Beberapa program prioritas yang menjadi fokus antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, dan One Village One Product (OVOP).
"Kami mendorong masyarakat menjadi wirausahawan yang mampu memberi nilai tambah dari komoditas unggulan NTT. UMKM adalah pilar kemandirian ekonomi dan keberlanjutan pembangunan,” kata Gubernur.
Gubernur menambahkan bahwa Pemprov NTT juga akan meluncurkan "NTT Mart dan Dapur Flobamorata" di Kota Kupang, sebagai gerai pemasaran khusus produk lokal UMKM NTT.
Gubernur Melki lalu mengajak Diaspora NTT di seluruh Indonesia untuk mendukung gerakan "Beli NTT" dengan mempromosikan produk lokal di daerah masing-masing.
"Produk kita harus dikenal luas. Dari tanah kita sendiri, untuk membangun masa depan kita sendiri,” ajaknya.
Pada kesempatan itu, Gubernur juga memperkenalkan Buku berjudul “Menenun Masa Depan Indonesia dari Bumi Pancasila” yang berisi gagasan, pengalaman, dan refleksi berbagai tokoh tentang arah pembangunan NTT.
Buku tersebut diharapkan menjadi inspirasi akademis sekaligus panduan untuk menguatkan sinergi lintas sektor dalam menjalankan program prioritas daerah.
Pada akhir sambutannya, Gubernur Melki menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan acara tersebut.
*Dengan memohon berkat Tuhan, dengan ini saya membuka dengan resmi kegiatan Pameran Pembangunan dan Kirab Budaya NTT BaGaYa 2025. Mari bersama-sama membangun NTT; Ayo Bangun NTT," tutup Gubernur Melki sambil menekan tombol pertanda seluruh rangkaian acara resmi dimulai.
Turut hadir pada acara pembukaan tersebut Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Anggota DPD RI Abraham Liayanto, Ketua DPRD Provinsi NTT, unsur Forkopimda NTT, Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Rektor Universitas Nusa Cendana, pimpinan OPD lingkup Pemprov NTT, serta pimpinan instansi vertikal.
--- Guche Montero
Komentar