Breaking News

BERITA Terima SK Menpora, NTT Resmi jadi Tuan Rumah PON XXII 2028 25 Jun 2026 23:38

Article image
Gubernur NTT sekaligus Ketua Umum KONI NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena saat meneri SK tuan rumah PON XXII 2028 dari Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir. (Foto: Ist)
"Event PON harus menghadirkan setidaknya lima keberhasilan sekaligus; sukses Prestasi, sukses Penyelenggaraan, sukses Administrasi, sukses Pertumbuhan Ekonomi, dan sukses Promosi Pariwisata Daerah,” ujar Gubernur Melki.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-— Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) bersama Nusa Tenggara Barat (NTB) dan DKI Jakarta sebagai penyangga.

Kepastian itu diperoleh setelah Gubernur NTT yang juga Ketua Umum KONI NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena mengantongi SK tuan rumah PON XXII 2028 yang diserahkan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir di kantor Kementerian, Selasa (23/6/2026).

Gubernur Melki menyebut penetapan SK tersebut sebagai pencapaian bersejarah bagi masyarakat NTT. 

Menurutnya, menjadi tuan rumah PON merupakan hasil kerja bersama yang telah diperjuangkan lintas kepemimpinan.

“Ini adalah pencapaian luar biasa bagi NTT. Kami bersyukur karena perjuangan panjang untuk menghadirkan PON di bumi Flobamora akhirnya membuahkan hasil. Keberhasilan ini tidak lahir dalam waktu singkat, tetapi merupakan hasil kerja dan perjuangan yang telah dirintis sejak masa kepemimpinan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat bersama Wakil Gubernur Josef Nae Soi yang saat itu juga menjabat Ketua Umum KONI NTT. Fondasi yang mereka bangun kini membawa NTT sampai pada titik ini,” ungkap Gubernur Melki.

Gubernur Melki mengatakan bahwa penetapan sebagai tuan rumah bukan tujuan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk memastikan PON 2028 berlangsung sukses dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

”Event PON harus menghadirkan setidaknya lima keberhasilan sekaligus; sukses Prestasi, sukses Penyelenggaraan, sukses Administrasi, sukses Pertumbuhan Ekonomi, dan sukses Promosi Pariwisata Daerah,” ujarnya.

Ia berkomitmen, lewat event NTT PON ini, NTT dapat menunjukkan kapasitas daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan alam, budaya, dan talenta olahraga kepada Indonesia dan dunia.

“Kami ingin PON 2028 menjadi momentum kebangkitan olahraga NTT sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Dampaknya harus dirasakan oleh pengusaha UMKM, sektor pariwisata, transportasi, perhotelan, hingga masyarakat di kabupaten dan kota yang menjadi lokasi penyelenggaraan,” harapnya.

Sesuai kesepakatan bersama pemerintah pusat, penyelenggaraan PON 2028 akan mengedepankan prinsip efisiensi. Cabang olahraga akan dibagi berdasarkan kesiapan venue yang telah tersedia di NTT dan NTB tanpa pembangunan stadion baru dalam skala besar. 

Cabang olahraga yang belum dapat diakomodasi oleh kedua provinsi akan dipertandingkan di Jakarta yang memiliki fasilitas olahraga lengkap.

Pemerintah Provinsi NTT sendiri telah mulai menyiapkan dukungan anggaran serta berkoordinasi dengan DPRD dan pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan penyempurnaan fasilitas olahraga yang ada. Kota Kupang akan menjadi pusat utama penyelenggaraan, didukung sejumlah kabupaten dan kota lain yang akan menjadi lokasi pertandingan berbagai cabang olahraga.

Gubernur Melki juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang dinilai memberikan dukungan penuh terhadap kepercayaan yang diberikan kepada NTT.

“Atas nama Pemerintah Provinsi dan seluruh masyarakat NTT, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada NTT sebagai tuan rumah PON XXII Tahun 2028. Dukungan pemerintah pusat menjadi energi besar bagi kami untuk membuktikan bahwa NTT mampu menjadi tuan rumah yang sukses dan membanggakan,” katanya.

Pada saat penyerahan SK, singgung Melki, Menteri Erick Thohir menegaskan bahwa PON 2028 harus dilaksanakan secara efisien, transparan, dan berorientasi pada peningkatan prestasi olahraga nasional. 

"Ajang PON harus menjadi bagian penting dari sistem pembinaan atlet menuju level internasional, termasuk SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade," kata Melki meneruskan pesan Menteri Erick.

--- Guche Montero

Komentar